Acarbose

Apa Sih Acarbose Itu?

Nama Paten :

Acrios, Glubose, Glucobay (ISO vol.50)

Penggunaan

Obat ini adalah salah satu dari banyak golongan obat untuk pengobatan diabetes melitus (DM) tipe 2. Namun acarbose hanya diberikan pada penderita diabetes mellitus yang sudah tidak bisa diterapi dengan obat antidiabetes yang diminum lainnya. 

 

Baca juga: Gula Darah Stabil, Bolehkah Berhenti Minum Obat Diabetes?

Cara Kerja Obat

Obat acarbose bekerja dalam tubuh kita dengan cara menghambat perubahan sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Dengan begitu, kadar gula dalam darah bisa lebih terkontrol.

Efek Samping

Obat acarbose sebaiknya diminum bersamaan dengan makanan, biasanya diminum bersamaan dengan suapan pertama saat makan. Meskipun aman namun obat ini sebaiknya digunakan secara hati-hati terutama jika Kamu sedang hamil dan menyusui, memiliki gangguan ginjal dan hati yang cukup parah, atau Kamu tengah demam, terluka, infeksi, atau sudah selesai operasi. Konsultasikan segera ke dokter, ya jika Kamu mengalami efek samping yang tidak biasa.

Pemakaian Obat

Obat ini berinteraksi dengan banyak obat-obatan. Di antaranya amilase, protease, lipase, obat golongan antagonis kalsium, aminoglutetimid, okreotid, antihipertensi, antidepresan, estrogen, progesterone, llofibrat, obat golongan diuretik, obat yang mengandung hormon-hormon tiroid, obat golongan steroid, maupun fenitoin.

 

Penggunaan bersamaan dengan obat-obat tersebut sebaiknya dihindari. Jika Kamu tidak tahu jenis obat yang sedang Kamu minum bersamaan dengan acarbose, maka jangan ragu konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. Kamu juga dilarang keras minum alkohol saat mengonsumsi acarbose.

Baca juga: Obat-obatan yang dapat Meningkatkan Kadar Gula Darah

Dosis

Adapun dosis pemberian obat ini adalah:

- Dewasa >18 tahun: dosis awal 50 mg sehari, yang kemudian meningkat menjadi 50 mg 3 kali sehari. Kemudian, jika diperlukan, dapat ditingkatkan menjadi 100 mg 3 kali sehari setelah 6 hingga 8 minggu.

- Selain itu, obat ini dapat diberikan maksimal 200 mg 3 kali sehari.

Interaksi

Obat ini akan menimbulkan efek samping, seperti perut kembung, feses encer, diare, dan kram perut. Adapun efek samping yang jarang terjadi di antaranya mual, ketidaknormalan fungsi hati dan timbulnya reaksi pada kulit. Sedangkan, efek samping yang sangat jarang sekali terjadi ialah pergerakan usus yang berhenti sementara, bengkak, penyakit kuning, dan hepatitis

 

Baca juga: Ini Efek Samping Konsumsi Obat Kuat Tanpa Supervisi Medis!
 

Sumber:

ISO vol.50

BNF 68th

MIMS. Acarbose

Rekomendasi Artikel

Kontraksi Bisa Menyebabkan Kebutaan, Siapa yang Berisiko?

Kontraksi Bisa Menyebabkan Kebutaan, Siapa yang Berisiko?

Ibu hamil, terutama yang memiliki diabetes tipe 1 maupun 2, jangan abaikan kesehatan mata. Lakukan cek kesehatan mata secara rutin untuk mendeteksi komplikasi Retinopati Diabetik.

Ana Yuliastanti

20 July 2026

Inovasi Tele-Oftalmologi Cegah Kebutaan Terkait Retinopati Diabetik

Inovasi Tele-Oftalmologi Cegah Kebutaan Terkait Retinopati Diabetik

Sebuah studi populasi di Yogyakarta mengungkapkan prevalensi Retinopati Diabetik sebesar 43,1% di antara pasien diabetes.

Ana Yuliastanti

20 July 2026

Penanganan Diabetes Secara Holistik: Nutrisi, Medis, dan Monitoring

Penanganan Diabetes Secara Holistik: Nutrisi, Medis, dan Monitoring

Pengelolaan diabetes di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari layanan , minimnya pendampingan nutrisi , hingga pengelolaan jangka panjang.

Ana Yuliastanti

09 July 2026

GDS Bayi Baru Lahir Rendah, Apa Tandanya?

GDS Bayi Baru Lahir Rendah, Apa Tandanya?

Gula Darah Sewaktu (GDS) bayi baru lahir rendah adalah salah satu masalah yang sering ditemukan. Jika terdekeksi sejak dini dapat diatasi dengan baik.

Ella Nurlaila

29 June 2026

Studi Real World Evidence Ungkap Efektivitas Terapi IDegAsp bagi Pasien Diabetes

Studi Real World Evidence Ungkap Efektivitas Terapi IDegAsp bagi Pasien Diabetes

Studi Real World Evidence (RWE) menunjukkan penggunaan insulin degludec/insulin aspart (IDegAsp) efektif menurunkan kadar gula darah dan aman dalam jangka panjang.

Ana Yuliastanti

11 December 2025

Kapan Sebaiknya Melakukan Cek Gula Darah untuk Penderita Diabetes?

Kapan Sebaiknya Melakukan Cek Gula Darah untuk Penderita Diabetes?

Tes gula darah adalah bagian penting dari perawatan diabetes. Kapan melakukan tes gula darah bagi penderita diabetes?

Ana Yuliastanti

07 July 2025

8 Cara Mencapai Kadar Gula Darah Normal

8 Cara Mencapai Kadar Gula Darah Normal

Jika seseorang dinyatakan memiliki diabetes, maka wajib memantau kadar gula darah lebih sering. Berikut ini adalah cara mecncapai kadar gula darah normal.

Ana Yuliastanti

21 May 2025

Berapa Gula Darah Normal Wanita?

Berapa Gula Darah Normal Wanita?

Apakah gula darah normal pada wanita berbeda dengan pria? Secara umum, kadar gula darah normal pada tubuh tidak dapat ditentukan dengan angka baku. Gula darah dapat berubah-ubah tergantung pada kondisi tubuh, aktivitas sehari-hari, makanan yang dikonsumsi, dan faktor lainnya.

Ella Nurlaila

12 May 2025

Direktori

    Pusat Kesehatan

      Selengkapnya
      Proses...