Siapa sih yang tidak kecanduan bermain Pokemon GO? Game yang dirilis oleh Niantic dan mengandalkan teknologi Augmented Reality ini memang sangat mengasyikkan karena mendorong para pemainnya untuk berinteraksi dengan dunia nyata untuk mengoleksi Pokemon. Pokemon GO pun dinilai memberikan dampak positif bagi kesehatan karena permainan yang interaktif. Namun, di sisi lain ternyata Pokemon GO juga bisa berakibat buruk jika dimainkan terlalu sering. Berikut adalah dampak negatif bermain Pokemon GO bagi kesehatan yang bisa Anda waspadai:

Melukai Badan

Bermain Pokemon GO membutuhkan konsentrasi agar bisa peka dan tanggap jika ada Pokemon, Pokestop, atau Pokegym disekitar kita. Namun, terlalu fokus terhadap permainan malah membuat kita tidak peka dengan lingkungan sekitar di dunia nyata. Bayangkan jika ketika Anda sedang mengejar sebuah pokemon, lalu Anda tidak sadar ada batu besar di depan sehingga Anda tersandung hingga jatuh. Anda tidak mau kan terluka karena terlalu fokus pada layar handphone? Dampak negatif bermain pokemon GO pada kesehatan yang satu ini paling mudah terjadi, jadi selalu waspada ya!

Keram Otot

Pokemon GO bisa dibilang adalah game dengan teknologi Augmented Reality (AR) pertama yang sukses membuat jutaan pemainnya menjadi banyak bergerak. Memang menjadi banyak bergerak merupakan dampak positif, namun hati-hati jika Anda yang biasanya tidak banyak bergerak tiba-tiba menjadi banyak bergerak karena Pokemon GO, pasalnya perubahan kebiasaan yang drastis bisa membuat otot tubuh Anda kaget atau keram. Usahakan untuk tidak terlalu tergesa-gesa berburu Pokemon dan tidak terlalu sering menatap layar handphone sambal bermain Pokemon GO untuk mencegah keram pada leher serta otot-otot di seluruh tubuh Anda.

Merusak Mata

Seperti yang kita tahu, melihat monitor hp atau komputer dengan waktu yang lama bisa menyebabkan berbagai dampak negatif pada mata seperti rabun dan iritasi mata. Begitu pula dengan memainkan Pokemon GO, jika terlalu lama dimainkan akan berdampak negatif pada mata Anda. Usahakan untuk mengistirahatkan mata setiap 30 menit dari layar hp dengan melihat jarak sejauh lebih dari 30 centimeter untuk mencegah penyakit-penyakit mata.

Memecah Konsentrasi

Seperti yang disebutkan di poin sebelumnya, bermain Pokemon GO memerlukan konsentrasi yang lebih agar bisa peka terhadap lokasi pokemon, Pokestop, dan Pokegym. Hal itu berakibat Anda menjadi tidak bisa konsentrasi pada hal diluar Pokemon GO. Jika konsentrasi Anda pecah, bisa-bisa aktifitas Anda sehari-sehari menjadi tidak optimal dan terbengkalai. Begitu pula dengan pola makan Anda, Anda bisa menjadi lupa waktu makan karena terlalu terkonsentrasi pada permainan. Untuk itu, hindari bermain terlalu lama untuk menghindari Pokemon GO larut kedalam pikiran Anda.

Kecelakaan Lalu Lintas

Dampak negatif bermain Pokemon GO bagi kesehatan yang satu ini bisa jadi yang terparah dari dampak-dampak yang lain. Sudah banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena berhenti mendadak dan fokus dalam berkendara sambil memainkan Pokemon GO. Korban dampak negatif ini bukanlah diri Anda saja, tetapi orang-orang disekitar Anda. Oleh karena itu, hindari bermain Pokemon ketika sedang berkendara di jalan. Memang tidak ada salahnya memainkan permainan yang sedang digandrungi ini, namun sebagai pemain yang cerdas dan bertanggung jawab, kita juga harus tetap waspada dan menjaga kesehatan kita. Dampak negatif bermain Pokemon GO bagi kesehatan di atas bisa Anda jadikan pengingat untuk sesekali rehat menjadi Pokemon Trainer di Pokemon Go. Yuk, mulai sekarang menjadi Pokemon Trainer yang cerdas dan bertanggung jawab!