Geng Sehat, apa produk make up andalanmu? Lipstik, pensil alis, atau mungkin eyeliner? Nah, jika produk make up andalanmu adalah eyeliner, coba ngaku deh Kamu termasuk yang sering menggunakannya di bagian dalam garis bulu mata atau tidak? Wah, jika Kamu termasuk yang sering menggunakannya dengan cara tersebut, maka sebaiknya mulai hindari deh dari sekarang. Pasalnya, kebiasaan ini bisa menimbulkan masalah yang menyeramkan lho untuk matamu! Enggak percaya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

 

Baca juga: Kuis: Mengaku Pecinta Make Up? Coba Ikuti Kuis Ini!

Mengutip dari Daily Mail, para ahli mengatakan bahwa penggunaan eyeliner pada garis bulu mata dapat membuat partikel-partikel eyeliner berpindah ke dalam mata dan menimbulkan sejumlah masalah. Kandungan lilin serta pigmen dalam produk eyeliner dapat menempel pada lensa mata dan mengurangi kinerja sistem penglihatan. Bahkan, jika kondisi ini terjadi pada seseorang yang menggunakan kontak lensa, ini berisiko menimbulkan iritasi yang lebih parahpada mata.

 

Alison Ng dari University of Waterloo melakukan penelitian yang telah dimuat dalam The Journal Eye anda Contact Lens untuk membuktikan bahwa partikel dari pensil eyeliner bisa berpindah ke dalam mata.

 

Dalam penelitian tersebut, Alison mengikutsertakan tiga orang  wanita berusia 26 hingga 30 tahun. Ketiga wanita tersebut diminta untuk menggunakan eyeliner berjenis gliter dengan 2 cara yang berbeda yakni di dalam dan satu lagi berada di atas luar garis bulu mata.

 

Untuk menguji efek dari penggunaan eyeliner tersebut, para peneliti mengambil video dari masing-masing mata peserta selama 5 hingga 10 menit setelah pemakaian produk. Berdasarkan hasil yang diperoleh, ditemukan bahwa partikel eyeliner yang digunakan pada garis dalam bulu mata mengalami perpindahan ke dalam mata sekitar 15-30% dibanding eyeliner yang digunakan di atas luar garis.

 

Bahkan, pada pengujian kedua yang dilakukan setelah 2 jam pemakain produk, ditemukan bahwa sudah tidak ada lagi eyeliner yang tersisa pada bagian mata yang menggunakan eyeliner tepat di dalam garis bulu mata.

 

“Kami menemukan bahwa perpindahan partikel eyeliner yang digunakan tepat di dalam garis bulu mata terjadi sangat cepat dibanding yang digunakan di atas garis,” ungkap Alison.

Baca juga: 4 Alasan Harus Membersihkan Make Up Sebelum Tidur

 

Dalam banyak kasus, sebagian besar partikel yang terkandung dalam eyeliner memang akan masuk ke dalam mata dan menempel pada bagian lensa. Kondisi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan , terutama bagi mereka yang memiliki mata sensitive dan kering.

 

Kondisi ini bisa menimbulkan dampak yang lebih parah apabila eyeliner digunakan secara terus menerus dengan cara yang sama. Lama-kelamaan kandungan eyeliner seperti minyak, silicon, dan lilin akan menempel dan menumpuk di bagian lensa hingga kelopak mata.

 

Alison juga menambahkan, orang-orang pengguna kontak lensa yang sering memakai eyeliner di bagian dalam garis bulu mata memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami gangguan. Penumpukan partikel eyeliner pada bagian lensa bisa menyebabkan gangguan penglihatan karena lensa menjadi kotor dan tampak buram.

 

Jadi, bagaimana sebaiknya menggunakan eyeliner agar tidak menimbulkan masalah pada mata? Menurut Alison, permasalahan mata ini bisa dihindari apabila eyeliner digunakan hanya pada bagian luar garis bulu mata saja. Pastikan juga jika ujung aplikator eyeliner yang Kamu gunakan tidak terdapat residu-residu bekas pemakaian. Ini akan sangat mengurangi risiko terjadinya infeksi pada mata. Selain itu, Alison juga mengimbau agar para pengguna eyeliner selalu rutin membersihkan bagian matanya sebelum tidur.

 

Nah, sekarang sudah paham kan Gengs mengapa penggunaan eyeliner pada bagian garis dalam bulu mata sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Hal ini karena bisa berdampak pada kesehatan indera penglihatanmu. Enggak mau dong kalau niatnya tampil kece malah justru berisiko terhadap kesehatan? (BAG)

Baca juga: 5 Langkah Mudah Tampil Cantik dengan No Make Up Look!

 

Masa Expired Make Up -GueSehat.com