A photo posted by GueSehat (@guesehat) on

Jingle bells.. Jingle bells.. Jingle all the way..
Semangat Natal rasanya mulai bisa dirasakan di mana-mana. Jalanan, pusat perbelanjaan, dan tempat umum lainnya sudah mulai dihiasi berbagai ornamen dan lagu-lagu Natal. Tak heran jika banyak orang sudah merasakan euforia Natal sejak jauh-jauh hari. Semangat Natal ternyata juga berpengaruh pada kinerja tubuh Anda, lho! Para peneliti telah menemukan fakta bahwa otak seseorang juga dapat merespons semangat Natal. Apa saja reaksi otak ketika menghadapi Hari Natal?

Reaksi Otak Ketika Memberikan Kado Natal

Siapa yang tidak mau mendapatkan kado Natal? Mungkin Anda masih ingat dengan kisah yang diceritakan waktu kecil mengenai Santa Claus yang senang memberikan kado di hari Natal. Rasa senang dan bahagia akan muncul ketika mendapatkan kado spesial dari Santa, apalagi jika kado yang didapat sesuai dengan kesukaan Anda. Nah, ternyata kebahagiaan tersebut akan sama besarnya Anda rasakan ketika memberikan kado untuk orang yang Anda kasihi. Studi yang dilakukan pada 2006 menunjukkan bahwa saat memberikan kado ke orang lain, otak akan merespons dengan rasa senang, sama seperti ketika menerima kado dari orang lain. Itu artinya, baik memberi dan menerima kado juga akan membuat Anda bahagia. Jadi, sudah siapkan kado Natal apa untuk orang yang Anda sayangi?

Berkumpul Bersama Keluarga di Hari Natal

Salah satu momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga besar adalah hari Natal. Bagaimana otak bereaksi ketika berkumpul bersama keluarga di hari spesial? Ketika Anda menghabiskan waktu bersama mereka, secara tidak langsung Anda merasa lebih bersyukur. Sebuah studi yang dipublikasikan pada September tahun lalu, menemukan fakta bahwa ketika Anda bersyukur akan ada peningkatan aktivitas dari bagian anterior cingulate cortex dan medial prefrontal cortex di otak. Kedua bagian tersebut akan berkaitan dengan proses emosional, interaksi sosial, dan kebaikan moral pada diri seseorang. Dr. Antonio Damasio, pemimpin penelitian tersebut yang juga profesor saraf dan psikologi University of Southern Carolina, mengatakan rasa syukur yang muncul di hari Natal akan menghasilkan kebaikan pada orang-orang di sekitar , ehingga dapat meningkatkan kesehatan mental yang terkait dengan tingkah laku sosial. Jangan sampai Anda melewatkan kebersamaan keluarga di hari Natal tahun ini, ya!

Stres ketika Persiapan Natal

Banyak hal yang menyenangkan di hari Natal. Namun, ternyata jika tidak dipersiapkan dengan baik, Natal Anda justru bisa membuat stres, lho! Pernyataan tersebut diperkuat oleh penelitian yang dilakukan dari rekam pendapat yang dilakukan oleh American Psychological Association di 2008 bahwa ada 8 dari 10 orang Amerika yang mengalami stres di hari libur. Saat sedang stres, otak akan mengeluarkan enzim yang menyerang molekul di bagian hippocampus, yaitu bagian otak yang berhubungan dengan emosi dan memori. Mungkin inilah sebabnya mengapa Anda akan mudah marah ketika sedang merasa panik. Stres yang timbul ini sebenarnya bisa Anda cegah dengan melakukan perencanaan sejak jauh hari. Persiapan yang baik dan tidak terburu-buru tentu tidak akan membuat Anda panik ketika mendekati libur Natal. Buatlah daftar kebutuhan liburan agar Natal akan menjadi lebih hangat dan menyenangkan. Sesuaikan pula dengan lokasi tempat liburan Anda. Yuk, buat Natal tahun ini menjadi lebih berkesan dengan emosi yang lebih positif. Ingat, siapkan semua kebutuhan natal sejak jauh hari agar tidak ada yang terlewatkan. Selamat menyambut hari Natal!