Selamat pagi! Siapa yang suka sarapan oatmeal? Sayaaaa! Tentunya saya juga suka banget, sih sarapan bubur ayam, lontong sayur, nasi uduk, dan tentunya makanan-makanan berat lainnya. Wah, banyak juga yaaa! Tapi dulu tuh ya mikirnya, kalau udah makan berat pagi-pagi, tentu kenyangnya akan lebih lama sehingga bisa beraktivitas dengan leluasa sampai jam makan siang nanti. Eh ternyata, malah cepat lapar lagi dan bawaannya ngantuk terus. Hahaha.. Kenapa yah? Akhirnya saya iseng-iseng mengganti sarapan dengan oatmeal atau sereal gandum utuh, yang tentunya lebih ringan daripada menu-menu yang saya sebutkan tadi. Eehh, ternyata malah lebih tidak cepat lapar dan tidak cepat ngantuk. Aneh ya? Oatmeal memang mengandung serat yang mampu bertahan lama di perut. Ini yang membuat kita kenyang lebih lama. Selain membuat kenyang lebih lama, oatmeal juga banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan. Beberapa di antaranya adalah dapat menurunkan kolesterol, mengurangi risiko sakit jantung, mengurangi masalah pencernaan, dan menstabilkan gula darah bagi penderita diabetes. Kebiasaan mengganti sarapan dengan oatmeal ini sudah saya mulai sejak beberapa tahun lalu. Biasanya saya sarapan oatmeal atau sereal ini karena saya atau mama saya, sedang tidak ada waktu untuk menyantap atau menyiapkan sarapan besar. Tapi belakangan ini, saya memang mulai sengaja mengganti sarapan besar saya dengan oatmeal atau sereal. Karena akhirnya mulai sadar kalau berat badan dan tinggi badan saya tidak proporsional sejak melahirkan, dampaknya saya jadi cepat capek, cepat ngantuk, dan inginnya ngemil terus! Bukan... Bukan karena saya masih menyusui, tapi ya karena pola makan saya yang tidak sehat. Buat ibu baru seperti saya yang anak bayinya sudah mulai mengkonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI), pagi hari merupakan waktu yang paling sibuk. Makanya saya biasanyasara menyiapkan sarapan untuk saya dari malam sebelumnya. BTW, pernah dengar overnight oatmeal? Overnight oatmeal ini memang sedang ramai jadi trend di kalangan penggiat kesehatan. Buat sebagian orang, sarapan oatmeal kadang-kadang bikin eneg dan mungkin membosankan. Nah, overnight oatmeal ini sengaja dibuat untuk mendorong banyak orang untuk tetap dapat mengkonsumsi oatmeal yang enak dan ngga gitu-gitu aja. Proses pembuatan overnight oatmeal ini pun terbilang sangat mudah dilakukan. Selain membutuhkan oatmeal sebagai bahan utamanya, kita juga membutuhkan beberapa bahan lain, seperti: susu atau yogurt, buah-buahan, ataupun kacang-kacangan. Supaya rasanya lezat dan nikmat, oatmeal yang sudah dicampur dengan bahan-bahan tersebut pun kemudian dimasukkan ke dalam kulkas selama satu malam. Lalu baru disantap di pagi harinya. Kali ini saya mau membagi resep standard overnight oatmeal yang enak, praktis, dan mudah dikreasikan. Oats Usahakan pilihlah oats dengan jenis rolled oats. Karena untuk overnight oatmeals ini, lebih enak kalau hasilnya tidak terlalu lembek, sehingga masih bisa dikunyah. Tapi kalau tidak ada, oats biasa yang dijual di supermarket juga tidak masalah. Susu Boleh susu coklat atau susu yang plain. Tapi usahakan yang low fat agar lebih sehat, terutama jika kamu punya masalah berat badan. Namun yang penting, pilihlah sesuai selera dan kebutuhan. Yogurt Ini bisa digunakan sebagai pengganti susu. Pilih juga yogurt sesuai selera. Boleh yg plain atau yang dengan rasa-rasa. Topping buah-buahan atau kacang-kacangan Ini bebas sebebas-bebasnya. Kalian boleh pilih buah apa saja: pisang, alpukat, mangga, jeruk, strawberry, peach, apa saja. Mau tambah kismis, kurma, atau selai strawberry juga boleh. Kalau kacang, biasanya sih saya sukanya kacang almond. Cara pembuatannya:
  • Siapkan mason jar atau gelas yang ada tutupnya
  • Masukkan oats ke dalam mason jar secukupnya
  • Tuang susu atau yogurt sampai semua oats terendam. Aduk sedikit jika belum tercampur rata
  • Tutup rapat, lalu masukkan ke kulkas semalaman
  • Pagi harinya, ketika hendak dimakan, tambahkan topping sesuka hati
  • Overnight oatmeal-mu sudah siap disantap
Kalau sedang terburu-buru dan tidak sempat sarapan di rumah, overnight oatmeal ini juga bisa jadi pilihan praktis untuk disantap di jalan juga, lho. Bisa juga sih sebagai snack di sore hari jika gigi mulai gatal ingin mengunyah sesuatu. Hihi..