Saat hasil cek gula darah hasilnya tinggi, apakah ada cara untuk menurunkannya dengan cepat? Tentu saja ada. Tetapi sebelum memutuskan menurunkan gula darah yang tinggi tersebut, penting juga untuk mencari tahu apa penyebab gula darah Kamu naik. Terlalu banyak makan karbohidratkah, kurang aktivitas fisik, lupa minum obat, atau tengah sakit atau stres?

Cara tercepat menurunkan gula darah adalah insulin. Bagi pengguna insulin tentu sudah paham berapa dosis yang dibutuhkan untuk menurunkan gula darah. Sebenarnya ada cara yang lebih cepat menurunkan kadar glukosa yaitu aktivitas fisik. Saat tubuh banyak bergerak, maka sensitivitas tubuh terhadap insulin semakin meningkat. 

Olahraga mendorong sel-sel otot menggunakan glukosa lebih banyak, sehingga glukosa yang beredar di darah otomatis turun. Jika dilakukan secara rutin, olahraga memiliki peran besar dalam mengendalikan gula darah, apapun tipe diabetes Kamu.

 

Penelitian sudah banyak membuktikan bahwa berbagai komplikasi diabetes seperti neuropati, retinopati, bahkan penyakit jantung dan gagal ginjal bisa dihindari melalui olahraga rutin. Berikut ini tips berolahraga mudah dan murah bagi yang malas melakukannya!

 

Baca juga: Fenomena Gula Darah Melonjak di Pagi Hari, Apa Solusinya?



Tips berolahraga bagi penderita diabetes

Melakukan olahraga tidak mudah bagi yang tidak biasa. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika ingin memulai olahraga secara rutin. Dokter akan memastikan olahraga yang aman disesuikan dengan kondisi dan penyakit lain yang mungkin sudah diderita Diabestfriend. 

Cek juga gula darah Kamu, terutama bagi yang memiliki diabetes tipe 1. Jika kadar gula darah tinggi, mencapai 250 mg/dL, cek juga keton urine. Karena jika keton urine tinggi, penderita diabetes sebaiknya tidak berolahraga.

 

Jika olahraga tidak memungkinkan, tetaplah aktif dalam kegiatan sehari-hari. Penderita diabetes harus menjadikan hidup aktif sebagai gaya hidup, tidak hanya sebagai sarana untuk menurunkan gula darah semata.


Baca juga: Turunkan Gula Darah dengan Tiga Bahan Makanan Murah Ini!

 

Aturan olahraga penderita diabetes - Guesehat

 

Jalan Kaki Setelah Makan Malam

Dilansir dari Time, penelitian yang dilakukan seorang profesor ilmu olahraga di George Washington University, Loretta DiPietro menemukan bahwa berjalan kaki atau treadmill yang dilakukan 15 menit setelah makan malam, sangat efektif menurunkan gula darah.

Penderita diabetes yang melakukan aktivitas ini mengalami penurunan gula darah yang signifikan, hanya beberapa jam setelahnya. Menurut peneliti, jalan kaki sesudah makan malam ini bahkan lebih efektif dalam menurunkan kadar gula darah dibandingkan jogging 45 menit di pagi atau sore hari. 

Bagaimana penjelasannya? Sistem pencernaan manusia akan mengubah makanan menjadi glukosa, yang merupakan sumber tenaga bagi tubuh. Sehingga begitu selesai makan, gula darah akan membanjiri darah. Hormon insulin akan membawa gula darah ini ke seluruh sel tubuh, atau disimpan sebagai cadangan. 

'"Sekresi insulin sebagai respons terhadap masuknya makanan cenderung berkurang terutama pada orang tua," kata DiPietro. Dia menunjukkan bahwa banyak dari kita makan dengan porsi terbesar saat makan siang. Dan kita juga cenderung duduk-duduk sesudahnya. Akibatnya, kadar glukosa darah akan naik sangat tinggi dan akan tetap tinggi selama berjam-jam.

Baca juga: Manfaat Jalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh

 

Maka dengan berjalan kaki setelah makan akan membuat darah masuk ke sel otot karena digunakan sebagai energi. Cukup berjalan kaki selama 10 menit pasca makan malam, akan sangat membantu menurunkan gula darah.

 

Ayo Diabestfriend, jangan malas dan hanya duduk-duduk nonton TV atau main handphone setelah makan malam. Karena selain menunurukan gula darah dengan cepat, olahraga juga membantu memperbaiki gerakan peristaltik usus, sehingga mempercepat makanan berpindah dari lambung ke usus halus. Proses ini akan membantu mengurangi kekenyangan setelah makan. (AY)