Pete, makanan yang bisa dibilang Indonesia banget! Selain gampang ditemukan, makan ini juga ajaib karena bisa diolah dengan banyak cara, seperti digoreng, direbus, atau hanya ditambahkan sedikit sambal juga sudah enak. Makanan yang termasuk jenis buah-buahan ini memiliki banyak penggemar (termasuk pembenci) dari berbagai kalangan. Tetapi di satu sisi, pete juga menimbulkan perdebatan di masyarakat, ada yang suka dan anti banget sama makanan ini karena berbagai efek samping pete, apa saja sih? Bau Mulut Hal paling mutlak dan tidak bisa dihindari setelah kita mengkonsumsi pete adalah bau mulut. Karna pete strong banget aromanya, jangan sering-sering ya makannya, Anda tidak mau bukan jika aktivitas sehari-hari terganggu karena bau mulut yang menjadi efek samping pete? Gangguan Ginjal Pete memiliki kandungan asam amino yang tinggi, dan kandungan asam amino ini bisa mengganggu kesehatan organ ginjal kita. Makanya, bagi Anda yang punya riwayat penyakit ginjal, lebih baik hindari makan pete, at least jaga konsumsinya jangan sampai berlebihan ya! Meningkatkan Asam Urat Hal ini karena pete memiliki kandungan purin yang tinggi yang dapat meningkatkan kadar asam urat. Rasa sakit pada persendian ini karena proses kristalisasi di persendian sehingga ketika bagian persendian tersebut bergerak, akan terasa menusuk-nusuk sehingga akan terasa sangat perih dan sakit. Sakit Perut Selain itu, efek samping lain dari mengkonsumsi pete terhadap perut bisa disebabkan oleh 2 hal, yaitu karena terlalu banyak sehingga perut kembung dan perih dan karena kebersihan pete yang kurang. Banyak mengonsumsi pete secara langsung tanpa dimasak terlebih dahulu bisa menjadi faktor kebersihan pete tersebut tidak terjamin. Walaupun dengan berbagai efek sampingnya, penikmat pete masih cukup tinggi di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini karena memang seperti sudah jadi bagian dari masyarakat sendiri. Berbagai macam olahan dari pete mulai dari hanya direbus, dibakar, bahkan diolah jadi sambal pete dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita. Satu-satunya cara adalah hanya dengan membatasi diri agar tidak mengonsumsinya secara berlebihan.