Sakit pada bagian tenggorokan memang cukup mengganggu dan menyiksa. Berbagai aktivitas menjadi sulit untuk dilakukan, seperti makan, menelan, dan berbicara. Meski cukup mengganggu, penyakit tenggorokan atau faringitis ini sering disepelekan. Bagi sebagian orang, penyakit tenggorokan atau faringitis akan sembuh dengan sendirinya tanpa harus dilakukan pengobatan tertentu. Ketika kondisinya sudah mulai parah, penderita baru memeriksakan dirinya ke dokter. Menunda memeriksakan diri ke dokter bukan keputusan yang bijak. Seharusnya Anda segera melakukannya ketika ada gejala yang tidak baik dari tubuh Anda. Sama seperti ketika merasakan tanda dan gejala sakit tenggorokan atau faringitis, Anda harus segera menangani. Untuk itu, ketahui pengertian faringitis, penyebab, tanda dan gejala faringitis, serta pengobatannya agar bisa menangani penyakit ini dengan tepat. Berikut informasi selengkapnya!

Pengertian Penyakit Faringitis

Sakit tenggorokan atau faringitis merupakan penyakit yang umum dialami. Biasanya, penderita akan merasa tidak nyaman karena bagian tenggorokannya terasa sakit seperti terbakar. Kondisi ini akan membuat penderita sulit untuk menelan makanan. Jika penderita tidak mengonsumsi makanan yang menajdi pemicu penyakit faringitis, maka penyakit ini bisa sembuh dengan sendiri dalam waktu seminggu.

Tanda dan Gejala Faringitis

Untuk bisa mengatasi faringitis, Anda perlu mengetahui tanda dan gejala apa yang bisa muncul terlebih dahulu. Penanganan sejak dini penting untuk dilakukan agar gejala tersebut tidak menjadi lebih buruk. Apa saja tanda dan gejala faringitis?
  1. Deman seperti ketika flu. Namun biasanya demam pada gejala faringitis tidak terlalu tinggi
  2. Tenggorokan terasa tidak nyaman dan menyebabkan suara menjadi serak, sakit saat menelan, dan tenggorokan terasa kering
  3. Bersin terus menerus
  4. Sakit kepala
  5. Nyeri pada tulang dan sendir
  6. Batuk kecil secara terus menerus
  7. Jika punya amandel, maka akan terasa semakin sakit
  8. Tidak nafsu makan
  9. Mual dan gangguan pada pencernaan karena tubuh tidak menerima makanan yang baik
  10. Tubuh lemas dan tidak bersemangat

Penyebab Faringitis

Penyebab faringitis yang paling banyak ditimbulkan adalah karena infeksi dari bakteri atau virus. Jenis virus yang paling sering menyebabkan faringitis adalah virus influenza. Viru yang juga menyebabkan pilek dan batuk ini akan menimbulkan gangguan pada hidung, telinga, dan tenggorokan. Terdapat dua pembagian penyebab faringitis, yaitu penyebab umum dan penyebab khusus. Untuk penyebab khusus sebenarnya jarang terjadi hingga saat ini.

Penyebab Umum Faringitis

  1. Memiliki riwayat alergi terhadap debu, bulu binatang, dan aroma yang menyengat
  2. Terlalu lama terkena paparan asap rokok
  3. Memiliki riwayat penyakit sinusitis

Penyebab Khusus

Meski sebagian besar penyakit faringitis disebabkan oleh penyebab umum, beberapa kasus ditemukan bahwa faringitis bisa disebabkan oleh penyebab khusus berikut ini:
  1. Pernapasan yang tidak benar.
Pernapasan yang dilakukan lewat mulut bisa menjadi salah satu penyebab khusus faringitis. Kondisi ini lebih sering ditemukan saat musim penghujan dan cuaca dingin. Sumbatan yang ditemukan pada hidung akan menyebabkan rasa sakit pada tenggorokan dan akhirnya menyebabkan faringitis.
  1. Infeksi bakteri streptococcus A, gonore, klamidia, dan corynebacterium. Jika Anda menderita faringitis dan disebabkan oleh jenis bakteri tersebut, maka harus segera mendapatkan perawatan khusus dengan obat antibiotik.
  2. Trauma pada tenggorokan. Bagi orang yang pernah mengalami trauma pada tenggorokan akan mudah menderita faringitis.
  3. Paparan asap rokok dan polusi udara. Orang yang terbiasa merokok akan rentan mengalami faringitis. Bahkan jika terus dibiarkan dapat menjadi penyebab faringitis lebih parah hingga kematian.
  4. Penyakit lambung. Naiknya asam lambung juga bisa memicu munculnya faringitis. Jika hal ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin akan membuat gejala asam lambung semakin memburuk.
  5. Tumor. Penyakit tumor yang muncul pada bagian lidah, pita suara, dan tenggorokan juga dapat menjadi pemicu munculnya faringitis.

Pengobatan Faringitis

Umumnya, penyakit faringitis dapat sembuh dalam waktu 3-4 hari tanpa mengonsumsi obat-obatan tertentu. Namun, sebagai langkah awal pengobatan faringitis, Anda bisa melakukan perawatan rumahan sebagai berikut:

Pengobatan Faringitis di Rumah

Anda bisa melakukan pengobatan sederhana yang bisa dilakukan dengan cara:
  1. Minum banyak air putih agar tidak terjadi dehidrasi
  2. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak kuah kaldu
  3. Menggunakan penyaring kelembapan udara
  4. Berkumur dengan larutan air garam yang hangat
  5. Jika demam, konsumsi dulu paracetamol untuk meredakan panas yang dialami.
  6. Konsumsi pula pelega tenggorokan yang dapat melegakan sensasi nyeri dan gatal di tenggorokan.
  7. Anda juga bisa mengonsumsi obat herbal yang dibuat dengan campuran madu, kencur, dan jahe.

Pengobatan Faringitis Secara Medis

Jika perawatan di rumah tidak menunjukkan kondisi yang lebih baik, maka sebaiknya segera periksa ke dokter. Terlebih jika beberapa gejala ini Anda alami:
  1. Sakit tenggorokan terjadi selama lebih dari seminggu
  2. Demam lebih daru 38 derajat Celsius
  3. Terjadi bengkaknya kelenjar getah bening
  4. Terdapat ruam baru pada permukaan kulit
Ketika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik untuk Anda. Habiskan antibiotik yang diberikan hingga habis. Sebelum terjadi, sebaiknya Anda mencegah tanda dan gejala faringitis terlebih dahulu. Meskipun bukan penyakit yang berbahaya, penyakit tenggorokan atau radang tenggorokan ini harus segera diatasi supaya tidak menjadi lebih parah.