Asam mefenamat  termasuk jenis non steroidal anti-inflammatory drug (NSAID) yang digunakan untuk mengatasi rasa sakit tingkat ringan hingga menengah dan mengurangi peradangan yang bisa dialami. Asam mefenamat bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX). Enzim ini berfungsi untuk membantu pembentukan prostaglandin saat terjadinya luka dan menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Dengan menghalangi kerja enzim COX, prostaglandin lebih sedikit diproduksi, yang berarti rasa sakit dan peradangan akan mereda.

Kegunaan Asam mefenamat

Berikut ini adalah kondisi-kondisi yang bisa diobati dengan menggunakan asam mefenamat:
  • Mengobati nyeri ringan sampai sedang pada sakit gigi dan setelah cabut gigi, sakit kepala, sakit telinga, nyeri otot, nyeri sendi, demam, nyeri setelah operasi, termasuk nyeri haid, dan kadang–kadang digunakan untuk mencegah migrain berkaitan dengan menstruasi (pengobatan dalam jangka pendek, tidak lebih dari 7 hari)
  • Ada bukti yang mendukung penggunaan obat ini untuk mengobati perimenstrual migraine headache prophylaxis. Pengobatan dimulai 2 hari sebelum timbulnya menstruasi dilanjutkan selama terjadinya menstruasi.

Efek Samping Asam Mefenamat

  • Efek samping yang relatif ringan seperti sakit kepala, gugup dan muntah.
  • Efek samping yang serius dapat berupa diare, hematemesis (muntah darah), hematuria (darah dalam urin), penglihatan kabur, ruam kulit, gatal dan bengkak, sakit tenggorokan dan demam.
  • Obat-obat golongan NSAID menyebabkan gangguan pada saluran gastrointestinal
  • Anemia juga dilaporkan terjadi pada pasien yang menggunakan NSAID.

Penggunaan Asam Mefenamat

Obat ini tersedia dalam berbagai merek dan bentuk, seperti tablet, kapsul, ataupun obat cair yang diminum. Namun dalam penggunaannya, Anda memerlukan resep dari dokter. Umumnya, asam mefenamat dikonsumsi dengan dosis 500 mg sebanyak tiga kali sehari setelah makan untuk mencegah adanya efek samping. Dosis ini pun tergantung pada tingkat keparahan rasa sakit dan reaksi tubuh terhadap obat. Penggunaan asam mefenamat khususnya untuk usia lanjut di atas 65 tahun sebaiknya diberikan di bawah pengawasan dokter. Untuk mengatasi nyeri menstruasi, biasanya dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi obat ini sejak hari pertama menstruasi atau ketika rasa nyeri muncul. Asam mefenamat biasanya juga diberikan untuk konsumsi dalam waktu singkat. Namun, jika membutuhkan konsumsi jangka panjang sebaiknya melakukan pemeriksaan diri ke dokter secara rutin. Pastikan pula ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis ke dosis berikutnya dan dikonsumsi di jam yang sama setiap harinya. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan efek obat pada tubuh. Seperti obat lain, disarankan untuk segera meminumnya ketika Anda lupa mengonsumsi asam mefenamat. Tapi ingat, jangan meminum obat ini jika jadwal berikutnya berdekatan. Jangan pula menggandakan dosis obat jika tidak disarankan oleh dokter. Anda sebaiknya menghentikan konsumsi asam mefenamat jika mengalami efek samping yang berkelanjutan. Serta jika timbul gejala seperti sariawan, diare, tinja berwarna hitam, atau berdarah, serta muntah darah harus segera dibawa ke dokter.