Menggunakan pakaian yang rapi, bersih, dan nyaman menjadi faktor utama bagi kebanyakan orang dalam berbusana. Namun bagi beberapa orang, tampil menggunakan pakaian yang ketat atau bodysuit dapat menonjolkan lekuk tubuh serta menambah kepercayaan diri. Apalagi tren fashion saat ini banyak berkiblat pada orang-orang yang kurus dengan pakaian trendi yang ketat.

 

Enggak masalah kalau Kamu ingin mengikuti tren tersebut dan ingin menonjolkan bagian indah tubuhmu. Namun, Kamu enggak harus selalu mengikuti tren menggunakan pakaian ketat. Pasalnya, pakaian ketat ternyata memiliki bahaya untuk kesehatan, lho!

Baca Juga: Tips Memilih Pakaian untuk Berolahraga

 

Saat menggunakan pakaian ketat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak membahayakan kesehatan Kamu. Jadi meski ingin terlihat trendi setiap saat, berikut beberapa bahaya yang harus Kamu perhatikan bila keseringan menggunakan pakaian ketat.

 

  1. Menghambat Sirkulasi Darah

Jika Kamu menggunakan pakaian ketat dalam kurun waktu yang cukup lama, ruang gerak tubuhmu akan terhambat. Nah, tidak bebasnya gerak tubuh Kamu mengakibatkan terhambatnya sirkulasi darah akibat terhimpit pakaian yang Kamu kenakan. Lebih buruknya lagi, darah akan membeku dan dapat menyebabkan varises.

 

  1. Menimbulkan Penyakit Paresthesia

Paresthesia adalah penyakit yang disebabkan oleh pakaian atau celana yang terlalu ketat. Jika terlalu sering digunakan, akan menimbulkan rasa sakit dan kesemutan yang tidak biasa. Menurut dr. Andradi Suryamiharia Sp.S., dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, gejala paresthesia dapat dikenali melalui kesemutan yang lama-lama menimbulkan mati rasa. Kesemutan terjadi lantaran gangguan dari saraf tepi yang terhambat, hingga menimbulkan rasa panas yang luar biasa kemudian mati rasa.

 

  1. Kemandulan

Kemandulan dapat terjadi pada para wanita. Pada suhu udara atau cuaca yang dingin, pakaian ketat tidak berfungsi untuk menjaga suhu tubuh dari udara yang dingin. Tubuh pun tidak terlindungi dengan baik, sehingga dapat membahayakan kondisi rahim.

 

  1. Berpotensi Tumbuh Jamur

Semua pakaian memang berpotensi untuk menimbulkan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur.  Apalagi pakaian ketat, karena bergesekan dengan kulit secara langsung. Ini menyebabkan kelembapan di kulit, sehingga memungkinkan jamur untuk berkembang biak.

Baca juga: Membawa Pakaian yang Tepat saat Bepergian

 

  1. Memengaruhi Jumlah Sperma

Untuk kaum pria, penggunaan pakaian ketat berisiko dapat memengaruhi jumlah sperma yang dihasilkan. Umumnya, kaum pria menggunakan celana jeans yang ketat. Ini menciptakan  penyempitan di bagian pangkal paha, yang menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Mengenakan pakaian ketat meningkatkan suhu skrotum, dan bisa menahan produksi sperma.

 

  1. Kanker Melanoma

Melanoma adalah jenis kanker pada kulit yang sangat berbahaya. Wanita yang menggunakan pakaian ketat umumnya hanya menutupi bagian tubuh tertentu, misalnya jika menggunakan hot pants maka bagian paha hingga kaki terlihat, atau mengenakan pakaian ketat hanya sampai perut, maka bagian perut akan terlihat.

 

Melanoma bisa timbul akibat banyaknya bagian kulit yang terpapar oleh sinar matahari, sehingga bagian yang terbuka itu mudah diserang oleh kanker melanoma. Penyakit ini disebabkan sengatan matahari yang mengandung sinar ultraviolet dalam waktu yang lama.

 

  1. Menganggu Mobilitas Usus

Dilansir dari halosehat.com, penggunaan celana yang terlalu ketat dapat mengganggu mobilitas usus. Gangguan ini dapat dilihat dari tidak nyamannya perut seseorang setelah dua sampai tiga jam setelah makan. Namun, banyak orang berpikiran bahwa perut tidak nyaman diakibatkan oleh makanan yang mereka makan. Padahal, kondisi tersebut disebabkan oleh penggunaan celana yang ketat.

 

  1. Menyebabkan Infeksi pada Vagina

Pakaian atau tali ikat pinggang yang terlalu ketat dapat menghambat jalannya sirkulasi darah pada derah intim Kamu. Ini bisa mengakibatkan iritasi dan peradangan. Kamu juga bisa merasakan kram di daerah tersebut. Menggunakan celana ketat apalagi pakaian dalam ketat terlalu sering dapat menimbulkan efek yang cukup serius pada daerah intim Kamu.

 

  1. Timbulnya Bekas Hitam

Mengenakan pakaian serba ketat menjadikan kulit menempel di bagian pakaian atau celana. Kulit yang menempel langsung bergesekan dengan bahan celana. Gesekan pada bahan dan kulit mengakibatkan luka dan dapat meninggalkan bekas hitam. Menghilangkan bekas hitam pada kulit tidak mudah lho, Gengs. Jadi, harus dihindari pemakaian celana yang terlalu ketat, ya!

 

  1. Menganggu Oksigen Dalam Tubuh

Selain pakaian dan celana, penggunaan korset, bustier, dan spandex dapat memicu terganggunya oksigen yang ada dalam tubuh Kamu. Paru-paru dan organ pernapasan lainnya menjadi sulit bekerja secara optimal.

Baca juga: Bahayakah Sesak Napas Saat Hamil?

 

Nah, itulah bahaya dari menggunakan pakaian yang terlalu ketat secara terus-menerus. Sesekali boleh, tetapi jangan terlalu sering, ya! Sayangilah tubuhmu, karena bagaimanapun juga kesehatan harus lebih diutamakan daripada mengikuti tren fashion.

 

3 Kesalahan Umum Dalam Memilih Sepatu - guesehat.com