Apakah Anda sering merasa kesemutan di bagian tangan? Jika ya, jangan dibiarkan saja! Sering kesemutan dan tidak segera diatasi maka dapat berbahaya bagi tubuh, lho! Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengenali penyebab dan cara menyembuhkan rasa kesemutan pada tangan Anda sejak dini!

Mengapa tangan bisa kesemutan?

Jika Anda merasa tangan mengalami kesemutan dan tidak kunjung berhenti, berarti bisa dikatakan Anda mengalami sedikit masalah dengan keadaan saraf tubuh. Gangguan yang terjadi pada saraf juga bisa membuat daerah sekitar bagian jari dan pergelangan tangan menjadi lemas dan sulit digerakan. Anda juga akan merasa tangan yang kebas atau tebal disertai dengan rasa nyeri dan sakit selama kesemutan terjadi. Mari mencari tahu penyebabnya dengan membedakan antara penyebab kesemutan pada satu dan dua tangan sekaligus!
  • Kesemutan pada Salah Satu Tangan
Terkadang, kesemutan hanya terjadi pada sebagian atau salah satu tangan saja. Jika kesemutan yang terjadi hanya sesaat, kemungkinan besar penyebabnya adalah terdapat penyumbatan aliran darah yang seharusnya membawa suplai oksigen ke saraf yang berada di sekitar tangan. Ketika Anda menindih tangan atau tidak sadar terlalu menopang tubuh dengan satu tangan, kesemutan dapat terjadi dan biasanya akan hilang dengan sendirinya saat terbebas dari tekanan. Namun, Anda perlu waspada jika kesemutan yang terjadi pada tangan kiri atau kanan Anda berlangsung lama dan tidak kunjung berhenti. Hal ini bisa berujung pada cedera atau kondisi saraf yang terjepit bahkan dapat terancam penyakit stroke mematikan. Terdapat beberapa penyakit yang terkait dengan keadaan tangan yang terus-menerus mengalami kesemutan, yaitu seperti saraf terjepit dan trauma. Saraf terjepit yang sering kali terjadi berbarengan dengan gejala kesemutan adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Jenis gangguan saraf ini disebabkan karena terjepitnya saraf sekitar ibu jari, telunjuk, dan jari tengah sehingga tak jarang menyebabkan nyeri pada tangan serta kesemutan yang sulit dihilangkan. Kesemutan yang dirasa biasanya akan lebih banyak terjadi di malam hari ketika Anda tertidur. Sedangkan trauma lebih dikenal sebagai cedera saraf di lengan bawah yang bisa ditandai dengan salah satu tangan mengalami kesemutan. Kesemutan mungkin dianggap sebagai hal yang sepele. Tetapi bagi Anda yang mengalami kesemutan di jari tangan kiri atau kanan secara berkelanjutan sebaiknya langsung memeriksakan diri ke dokter. Bahaya kesemutan di tangan yang hebat dapat menjadi gejala awal penyakit herpes zoster, tumor otak, bahkan stroke. Jika dibiarkan saja, tubuh akan semakin lunglai dan lemas sehingga Anda mungkin saja tidak dapat menggerakkan tangan hingga bagian tubuh lainnya secara bebas.
  • Kesemutan pada Kedua Tangan
Bagaimana jika kedua tangan Anda sekaligus yang mengalami kesemutan? Kesemutan yang terlalu sering dan sulit dihentikan dapat menjadi pertanda yang buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Mengapa? Karena bisa saja penyakit yang Anda alami menjadi lebih parah. Kesemutan pada kedua tangan juga identik dengan penyakit sistemik yang bisa mengganggu kestabilan fungsi ginjal, hati, pembuluh darah, hingga kadar hormon dalam tubuh. Hal ini dapat terjadi karena keadaan saraf yang terganggu turut memengaruhi kerja organ lainnya. Anda yang kekurangan vitamin E dan B juga cenderung terkena bahaya kesemutan pada tangan yang berlebih. Meski begitu jika tubuh Anda terlalu banyak menyerap vitamin B6 juga justru dapat menyebabkan kesemutan pada tangan. Alkohol juga dapat menjadi musuh besar kesehatan saraf. Anda yang sering mengonsumsi alkohol mungkin saja terkena kerusakan saraf dalam jangka waktu panjang. Selain itu, jika Anda tak sengaja menelan racun seperti merkuri pada ikan yang dikonsumsi, saraf juga dapat mengalami gangguan hingga menyebabkan kesemutan. Jangan salah sangka, kesemutan juga dapat dihasilkan dari penyakit kelainan bawaan yang diturunkan dari keluarga.

Cara Mengatasi Kesemutan Pada Tangan

Ternyata, penyebab kesemutan tak selamanya hanya karena tertindih atau tekanan yang terlalu lama pada tangan. Kesemutan juga dapat menjadi tanda awal dari berbagai penyakit berbahaya. Jika Anda sudah mengalaminya dalam jangka waktu yang panjang serta frekuensi yang tinggi, segeralah lakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Biasanya, Anda akan mendapatkan beberapa jenis pemeriksaan dari dokter seperti uji aktivitas listrik otot, kecepatan konduksi saraf, biopsi saraf, dan kemungkinan jenis pemeriksaan lain yang terkait. Gaya hidup sehat dapat menjadi alternatif pengobatan yang baik untuk dijalani. Agar tak sering kesemutan serta dapat terhindari dari penyakit lainnya, Anda dapat mengawasi kadar gula darah dalam tubuh atau menjaga berat badan ideal. Rokok dan alkohol dapat sedikit demi sedikit dijauhkan agar tak banyak kandungan racun dan zat kimia yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, rokok terbukti dapat memperkecil saluran pembuluh darah sehingga dapat memperparah gejala kesemutan yang terjadi. Anda yang telah mengalami kondisi kesemutan yang parah dapat meminum beberapa obat yang diresepkan dokter. Seperti obat antidepresan berupa amitriptyline atau obat anti inflamasi seperti aspirin dan ibuprofen. Dosisnya akan dibuat jauh lebih rendah oleh dokter karena hanya digunakan untuk mengobati gejala kesemutan yang terjadi. Ingat! Jangan meminumnya tanpa resep dokter, ya!   Apapun yang berlebihan pasti tidak baik! Kesemutan yang terlalu sering harus Anda waspadai karena dapat berujung pada tanda-tanda awal dari penyakit ringan hingga berat lainnya. Jaga kesehatan Anda ya!