Dalam sebuah lagu dangdutnya yang sudah terkenal, Meggy Z pernah berkata, “Daripada sakit hati, lebih baik sakit gigi ini.” Hmm...tapi benarkah jika Anda rela merasakan sakit pada gigi atau bagian mulut Anda yang lain? Sepertinya sih tidak yaa...

Gusi Adalah Bagian yang Sensitif

Pada dasarnya, mulut Anda memiliki banyak bagian yang sangat sensitif, seperti gigi, lidah,dan juga gusi. Salah satu masalah gangguan pada mulut yang kerap dikeluhkan selain sakit gigi adalah gusi yang berdarah. Apabila masalah penyebab gusi berdarah ini didiamkan begitu saja, akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang semakin parah. Selain itu, jika gusi berdarah terus menerus tidak dilakukan penanganan, maka ada kemungkinan akan merambat menimbulkan penyakit baru yang lebih berbahaya seperti penyakit jantung. Sebelumnya, perlu diingat kembali bahwa gusi merupakan suatu jaringan yang melapisi gigi bagian dalam serta turut melindungi tulang rahang manusia. Tanpa gusi, tulang dan gigi dapat terkena dengan makanan dan minuman yang pastinya akan menimbulkan rasa nyeri. Inilah sebabnya gusi memiliki peran yang sangat penting dalam hidup manusia. Lalu jika gusi Anda mengalami masalah seperti gusi berdarah, tentu ini akan sangat mengganggu Anda. Gusi yang berdarah tidak terjadi begitu saja, melainkan ada beberapa hal yang menjadi penyebab gusi berdarah, antara lain :
  • Kebersihan gigi dan mulut yang buruk

jarang membersihkan dan menyikat gigi menyebabkan adanya penumpukan plak pada gigi. Plak merupakan sisa makanan yang disukai oleh kuman dalam mulut. Plak yang terdapat diperbatasan gusi dan gigi inilah yang sering menyebabkan gusi berdarah. Kuman akan berkumpul pada plak tersebut, berkembang biak dan melepaskan racun sehingga membuat gusi dalam keadaan radang.
  • Trauma pada gusi

Hal ini dapat terjadi karena terlalu bersemangat saat menyikat gigi atau menggunakan sikat gigi dengan bulu yang terlalu keras. Oleh karena itu sebaiknya Anda menggunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut dan rutin mengganti sikat gigi setidaknya 3 bulan sekali.
  • Gigi miring atau mal-posisi

Gigi yang tidak rata akan membuat makanan mudah terjebak disana dan sulit untuk dibersihkan. Hal ini biasanya sering terjadi pada gigi geraham paling belakang.
  • Penyakit periodontal

Radang gusi (gingivitis) yang tidak diobati dengan baik berpotensi menyebabkan penyakit periodontal dimana peradangan menyebar ke jaringan dan tulang yang menyokong gigi. Selain menjadi penyebab gusi berdarah, juga dapat menyebabkan nanah antara gusi dan gigi.

Baca Juga : Cara Tradisional Mengobati Sakit Gigi

  • Kekurangan vitamin

Vitamin C dan vitamin K merupakan vitamin yang cukup penting bagi gusi. Orang yang jarang makan buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin C rentan mengalami gusi yang bengkak, sakit dan mudah berdarah. Sedangkan vitamin K sangat dibutuhkan untuk pembekuan darah. Oleh karena itu jika kekurangan vitamin K, tubuh akan memiliki kecenderungan mudah berdarah termasuk gusi.
  • Perubahan hormon pada wanita

Hal ini biasanya terjadi saat wanita mengalami pubertas, kehamilan, atau fase manopause. Perubahan hormon terutama saat hamil menyebabkan gusi lebih sensitif dan mudah berdarah.
  • Obat-obatan

Obat-obatan yang memiliki efek mengencerkan darah seperti warfarin, aspirin, dan heparin jika digunakan berlebihan dapat menyebabkan gusi berdarah.
  • Kanker

Beberapa jenis kanker seperti kanker darah (leukimia) dan kanker sumsum tulang belakang dapat menyebabkan gusi berdarah. Yuk jaga bersama kesehatan mulut dan gigi!