Apakah Anda pernah mengenal soal penyakit kista ovarium? Kista termasuk jenis tumor jinak yang terbungkus oleh selaput semacam jaringan di organ reproduksi perempuan. Bentuknya kistik, akan berasa seperti ada cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya. Nah, Anda para perempuan perlu sekali mengenal secara lebih hal-hal mengenai penyakit kista.

Penyebab Kista Ovarium

Penyebab timbulnya penyakit kista ovarium sangat beragam, namun yang paling sering terjadi adalah yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan pada folikel, di indung telur yang kemudian akan berubah menjadi kista folikel. Folikel sendiri merupakan kantong yang berisi cairan yang mengental dengan jumlah normal dan mengandung sel telur di dalamnya. Penyakit kista folikel biasanya muncul pertama kali pada siklus haid wanita. Pada folikel akan nampak tumbuh menjadi lebih besar sehingga sel telur tidak dapat di ovulasikan. Sering kali Anda tidak mengetahui dan menyadarinya bahwa sedang mengalami penyakit kista ini. Anda akan menyadari ketika melakukan perabaan pada daerah sekitar organ reproduksi dan menemukan adanya benjolan yang semakin membesar.

Gejala-Gejala Yang Muncul

Kista ovarium sering kali tidak menimbulkan gejala apapun. Namun sebenarnya ada beberapa gejala yang dapat muncul sebagai pertanda kista tumbuh. Gejala yang mungkin muncul, termasuk :
  • kembung perut atau pembengkakan
  • buang air besar yang menyakitkan
  • nyeri panggul sebelum atau selama siklus menstruasi
  • hubungan seksual yang menyakitkan
  • rasa sakit di punggung bawah atau paha
  • nyeri payudara
  • mual dan muntah

Diagnosa Kista Ovarium

Anda dapat memeriksakan gejala-gejala yang dialami tadi ke dokter untuk mendapatkan proses diagnosa yang lebih akurat. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara rutin pada bagian panggul Anda. Pemeriksaan dilakukan dengan cara salah satunya tes USG (ultrasonografi). Tes USG sendiri merupakan tes dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar organ internal Anda. Tes USG membantu menentukan ukuran, lokasi, bentuk, dan komposisi (padat atau berisi cairan) dari kista.

Terapi Pada Penderita Kista Ovarium

Dokter mungkin merekomendasikan pengobatan untuk mengecilkan atau menghilangkan kista jika hilang sendiri atau jika tumbuh lebih besar, dengan cara berikut: .
  • Pil KB
Jika Anda memiliki kista ovarium berulang, dokter dapat meresepkan kontrasepsi oral untuk menghentikan ovulasi dan mencegah perkembangan kista baru. Kontrasepsi oral juga dapat mengurangi risiko kanker ovarium. Risiko kanker ovarium lebih tinggi pada wanita pascamenopause .
  • Laparoscopy
Jika kista Anda kecil dan hasil dari tes USG adalah memiliki resiko menjadi kanker. Dokter dapat melakukan laparoskopi untuk pembedahan mengangkat kista tersebut.
  • Laparotomi
Jika Anda memiliki kista besar, dokter akan melakukan pembedahan kemudian menghapus kista melalui sayatan yang besar di perut Anda. Mereka akan melakukan pemeriksaan langsung pada kista Anda, dan jika mereka menentukan bahwa kista beresiko kanker, maka dokter akan merekomendasikan histerektomi untuk menghapus ovarium dan uterus.

Pencegahan yang bisa dilakukan

Kista ovarium tidak dapat dicegah, namun bisa pemeriksaan ginekologi (kesehatan organ reproduksi) rutin untuk mendeteksi kista ovarium dini. Kista ovarium jinak tidak memiliki risiko berubah menjadi kanker. Namun, gejala kanker ovarium dapat meniru gejala dari suatu kista ovarium. Dengan demikian, penting untuk mengunjungi dokter Anda dan menerima diagnosis yang benar. Nah Ladies, sekarang Anda harus lebih rajin untuk melakukan pengecekan kesehatan organ reproduksi, ya. Sebab dengan memeriksakan sejak dini lebih baik daripada harus mengobatinya dan lebih ekonomis juga daripada ketika sudah terserang kista ovarium. Be healthy Ladies!