Bulan Ramadan kian dekat. Geng Sehat sudah melakukan persiapan apa saja nih untuk menyambutnya? Mungkin sebagian besar dari Kamu sudah memilih camilan khas dan hidangan buatan rumah sebagai menu berbuka puasa nanti. Salah satunya adalah kurma.

 

Kepopuleran buah manis berwarna cokelat tua ini meningkat tajam selama bulan Ramadan. Lebih dari 2.000 varian kurma dikonsumsi hingga penjuru dunia. Tapi, tahukah Kamu bahwa nutrisi dalam buah kurma sangat berlimpah? Dalam 4 butir kurma, terkandung 668 mg potassium, 6,4 gr serat, 266 kalori, 64 gr gula, magnesium, dan vitamin B6. Untuk setiap porsinya, ada manfaat kesehatan yang akan Kamu rasakan. Simak yuk, penjelasannya satu per satu!

Baca juga: Jangan Sampai Puasa Ngomong Karena Bau Mulut di Bulan Puasa!
 

Manfaat Hebat Kurma

1. Menurunkan risiko stroke

Dilansir dari theheartysoul.com, stroke adalah penyebab kematian keempat di Amerika Serikat. Setiap tahunnya, sekitar 800.000 orang mengalami stroke, dan 130.000 orang meninggal akibatnya. Beruntung, kandungan 696 mg potassium dalam kurma bermanfaat untuk memerangi risiko ini.

 

Selain itu, kalium dalam kurma juga disebut-sebut sebagai zat yang tak kalah penting untuk menyingkirkan risiko stroke. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan selama 11 tahun terhadap lebih dari 90.000 wanita berusia 50 hingga 79 tahun, ditemukan bahwa wanita yang paling banyak mengonsumsi kalium berisiko 12% lebih kecil untuk terserang stroke.

 

Sebagai tambahan, mereka juga 16% lebih kecil untuk mengalami stroke iskemik (stroke yang disebabkan oleh penyumbatan arteri ke otak). Khusus bagi responden wanita yang tidak memiliki riwayat hipertensi, mereka berisiko 27% lebih rendah untuk mengalami stroke iskemik hanya karena rajin mengonsumsi kalium.

 

2. Pangkas kadar kolesterol

Mengonsumsi kurma juga dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Caranya? Berkat kandungan seratnya, kurma mengandung sekitar 6,7 gr serat per porsi 100 gr atau sekitar 27% dari asupan harian serat yang direkomendasikan.

 

Inilah sebabnya kurma dijuluki sebagai buah yang beta-glucan, yaitu sumber serat larut yang dapat menurunkan kolesterol serta meningkatkan kesehatan jantung. Buah yang bersifat beta-glucan memiliki zat yang dapat melekat pada kolesterol dan mencegah kolesterol untuk diserap oleh tubuh.

 

Selain itu, beta-glucan juga mengikat asam empedu dalam perut yang mengandung kolesterol dan membuangnya bersama urine atau feses. Alhasil, tubuhmu menarik kolesterol dari aliran darah untuk menciptakan lebih banyak empedu. Kadar kolesterol dalam tubuh pun jadi menurun. 

 

 

3. Menurunkan tekanan darah

Menurut dr. Frank M. Sacks dan dr. Hanna Campos dari Pusat Publikasi Kesehatan Harvard, menambahkan buah-buahan kering seperti kurma, plum, dan kismis sebagai menu diet harian dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.

Baca juga: Kiat Mudah Atasi Sakit Tenggorokan saat Puasa
 

4. Mengatasi diare dan sembelit

Manfaat lain dari kurma adalah untuk mengobati diare dan sembelit. Tingginya serat dalam kurma memungkinkan usus bergerak lebih optimal, sehingga siklus buang air besar pun semakin lancar. Jadi jika Kamu konstipasi atau diare, coba deh konsumsi kurma sebagai camilan sehat!

 

5. Menjaga kesehatan jantung

Nutrisi lengkap, seperti magnesium, potassium, dan vitamin B6, dalam kurma penting untuk memaksimalkan fungsi dan detak jantung. Potassium berkhasiat untuk mengatur impuls elektrikal pada saraf, sehingga pola detak jantung tetap terjaga. Dampak dari efek natrium ini akan menetralkan tekanan darah.

 

Lain potassium, lain lagi fungsi magnesium. Magnesium menyebabkan otot-otot pada jantung dan pembuluh darah lebih rileks saat mendistribusikan aliran darah ke penjuru tubuh. Alhasil, risiko tekanan darah rendah pun akan jarang Kamu alami. Selain itu, vitamin B6 membantu menghilangkan tingginya kadar homosistein dari ‚Äč‚Äčasam amino dalam darah, yang sering dikaitkan sebagai pencetus terjadinya penyakit kardiovaskular.

 

6. Baik untuk penderita anemia

Kurma tidak hanya praktis dikonsumsi, tetapi juga kaya akan zat besi. Terdapat sekitar 0,9 mg zat besi dalam sekitar 100 gr kurma. Jumlah ini memenuhi 11% dari asupan harian zat besi yang disarankan. Tentunya ini kabar baik untuk Kamu yang menderita anemia. Hanya dengan menikmati beberapa butir kurma, kondisi tekanan darahmu dapat kembali ke tingkat normal.

 

7. Bisa membantu menurunkan berat badan

Kamu sedang ingin menurunkan berat badan? Coba deh masukkan kurma dalam daftar menu diet harianmu. Pasalnya, kurma memiliki indeks glikemik yang rendah serta bebas kolesterol. Jadi, sangat aman untuk dikonsumsi oleh mereka yang sedang berdiet.

 

Akan lebih baik lagi jika Kamu memilih varian kurma Medjool. Kurma yang tumbuh di padang pasir Yuma, Arizona, ini memiliki kandungan 100% gula alami, sehingga baik dikonsumsi bahkan oleh penderita diabetes. Dalam sebuah studi yang dimuat di Journal of Agricultural and Food Chemistry, ditemukan bahwa kurma Medjool dapat menurunkan lebih dari 8% kadar trigliserida dalam darah. Departemen Pertanian Amerika Serikat telah merekomendasikan semua orang mengonsumsi setengah cangkir kurma Medjool untuk memenuhi asupan buah sehari-hari.  

 

Biasakan untuk membuang biji kurma sebelum mengonsumsinya, agar mencegah risiko tersedak. Selebihnya, Kamu bebas untuk mengonsumsi buah baik ini, asalkan jumlahnya tidak berlebihan. Jadikan kurma sebagai bagian dari camilan sehat andalan untuk menambah vitalitas tubuh. Selamat menikmati baiknya manfaat kurma di bulan puasa! (TA/AS)

Baca juga: Lakukan Ini Agar Tubuh Tetap Fit Selama Puasa