Semua orang mempunyai puting bukan? Bagian tubuh yang satu ini sering kali tidak terlalu diperhatikan sampai seorang wanita menikah, dimana puting merupakan organ yang penting dalam hubungan seksual. Atau ketika seorang wanita melahirkan dan harus menyusui.

 

Namun, cobalah untuk sedikit memperhatikan bagian tubuh yang satu ini. Penting bagi seorang wanita mengenali dan mengetahui bentuk puting yang normal dan sehat, sehingga jika suatu saat ada penyakit yang berdampak ke puting, dapat dikenali sejak dini.

 

Bentuk puting setiap orang berbeda. Pada umumnya, puting menonjol keluar dengan ukuran dan warna bervariasi sesuai warna kulit pemiliknya. Seiring usia bertambah, bentuk payudara perempuan berubah dan berpengaruh pula pada bentuk puting yang cenderung turun menghadap ke bawah.

 

Perubahan bentuk payudara adalah normal terkait kondisi seperti penuaan, kehamilan atau menyusui, dan bahkan karena ketidakseimbangan hormon. Ada beberapa penyakit yang juga mengubah bentuk payudara dan puting misalnya  kanker payudara. Jika itu yang terjadi, tentu tidak bisa dibiarkan. Harus diperiksa lebih lanjut ke dokter.

Baca juga: 5 Cara Sederhana Cegah Kanker Payudara
 

Berikut ini adalah beberapa bentuk puting yang aneh namun sebenarnya bukan pertanda adanya gejala penyakit serius:

 

1. Puting masuk ke dalam 

Kelainan bentuk puting ini umumnya terjadi di masa pubertas. Remaja yang mengalaminya tidak akan mengalami masalah apapun sampai ia menyusui bayinya. Tentu tidak mudah menyusui langsung dengan bentuk puting yang masuk ke dalam.

 

Sebagian wanita datang ke dokter bedah plastik untuk mengembalikan bentuk putingnya agar kembali ke bentuk normal. Tentu saja sah-sah saja, hanya perlu dipertimbangkan untung ruginya operasi. 

 

2. Puting ditumbuhi rambut

Rambut yang tumbuh pada puting wanita bervariasi, mulai dari ketebalan, warna, dan teksturnya. Rambut yang tumbuh di sekitar puting adalah kondisi yang normal. Biasanya fenomena ini terjadi pada ras tertentu atau pada wanita hamil akibat peningkatan hormon.

 

Jika Kamu merasa rambut disekitar puting tumbuh lebih cepat dan gelap tapi tidak dalam kondisi hamil, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Mungkin saja Kamu mengalami ketidakseimbangan hormon.

Baca juga: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Puting Payudara yang Gatal

 

3. Areola tidak normal

Areola adalah lingkaran yang berwarna lebih gelap di sekitar puting. Besar atau luasnya arola ini tergantung ukuran payudara. Semakin besar payudara biasanya memiliki areola yang besar pula. Namun pada kondisi hamil dan menyusui, areola ikut membesar/meluas sebagai persiapan menyusui dan dipengaruhi hormon.

 

4. Puting lebih dari dua 

Kasus ini memang termasuk jarang terjadi. Secara teknis, puting susu tambahan memang tidak mirip seperti puting biasa, tapi bentuknya bisa terlihat seperti jerawat, tahi lalat, atau benjolan besar di sekitar payudara.

 

Kondisi ini paling sering muncul di bawah payudara kiri (hal ini juga berlaku pada pria) serta pada beberapa kasus muncul di bagian atas jaringan payudara. Kondisi ini memang bukan masalah besar secara medis. Jika khawatir, Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter jika hal itu benar-benar mengganggumu serta ingin Kamu hilangkan.

 

5. Puting membesar

Pada  wanita yang sedang di masa menyusui, tentu saja wajar apabila puting lebih menonjol keluar hingga 3 kali lebih besar dan lebar dari puting wanita pada umumnya. Puting susu yang kurus tampak lebih menonjol pada wanita yang memiliki payudara kecil, sedangkan pada wanita dengan dada besar, biasanya ukuran puting lebih lebar dan besar dari ukuran normal.

 

Itu semua adalah bentuk puting yang meskipun terlihat tidak normal, tetapi tidak merupakan indikasi suatu penyakit. Wanita harus waspada jika payudara wanita mengeluarkan cairan padahal tidak sedang menyusui. Jika cairan yang keluar tidak wajar, misalnya disertai darah, maka bisa menjadi pertanda gejala kanker payudara. Jika mengalami hal tersebut, sebaiknya segera hubungi dokter.

Baca juga: 11 Fakta Puting Payudara Wanita yang Jarang Diketahui

 

Beberapa kondisi puting payudara memang terkesan mengganggu, namun ada baiknya jika dikonsultasikan ke dokter kandungan untuk mengetahui apa yang terjadi dengan puting dan area payudara. Jika hal tersebut tidak mengganggu sebaiknya dibiarkan saja, karena ada beberapa efek samping yang diakibatkan oleh operasi pada payudara, misalnya sulit mengeluarkan ASI saat  menyusui. (AD/AY)

 

Cara Merawat Payudara saat Menyusui - guesehat.com