Penyakit

Penyakit Autoimun pada Selubung Saraf (Multiple Sclerosis)

Penyakit autoimun pada selubung saraf atau Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit autoimun kronik yang menyerang mielin otak dan medula spinalis. Penyakit ini menyebabkan kerusakan mielin dan juga akson yang mengakibatkan gangguan transmisi konduksi saraf.

 

MS lebih sering menyerang perempuan dibandingkan laki-laki dengan rasio 2:1. Umumnya, penyakit ini diderita oleh mereka yang berusia 20-50 tahun. MS bersifat progresif dan dapat mengakibatkan kecacatan. Sekitar 50 persen penderita MS membutuhkan bantuan untuk berjalan, setelah onset penyakit.

Pada pasien yang telah didiagnosis MS, perlu pemeriksaan secara rutin untuk mengurangi progresivitas penyakit dan mendapatkan terapi yang tepat dari dokter. Ketika gejala awal telah ditemukan, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan terapi.

Beberapa gejala umum MS antara lain:

  1. Rasa kebas atau lemas yang umumnya terjadi pada 1 sisi tubuh.
  2. Gangguan penglihatan.
  3. Sensasi nyeri pada bagian tubuh tertentu.
  4. Kelelahan yang berat.
  5. Nyeri neuropati.
  6. Gangguan motorik dan keseimbangan.
  7. Pusing.
  8. Cara berbicara sulit dimengerti.
  9. Kejang otot.
  10. Gangguan kognitif.
  11. Gangguan mental.
  12. Gangguan seksual.
  13. Gangguan pencernaan dan saluran kemih.

Penyebab MS sampai saat ini tidak diketahui. Keterlibatan faktor genetik dan nongenetik, seperti infeksi virus, metabolisme, dan faktor lingkungan diduga berperan dalam mencetuskan respons imun yang merusak susunan saraf pusat.

MS ditegakkan berdasarkan gejala klinis pada pasien. Pemeriksaan penunjang juga akan dilakukan untuk menyingkirkan diagnosis penyakit lain.

Pengobatan relaps dilakukan dengan pemberian metilprednisolon. Pengobatan lainnya bersifat simptomatik dan suportif.

Direktori

    Proses...