Squalene

Squalane Obat Apa?

Nama Paten :

fishqua

Penggunaan

Squalene adalah suplemen yang terbuat dari minyak hati ikan hiu dan minyak zaitun. Obat ini umumnya dikonsumsi penderita kanker karena mengandung senyawa anti-kanker. Selain itu, obat ini juga terbukti menyehatkan, serta dapat menurunkan kadar kolesterol, lemak buruk 'LDL' dan trigliserida. Pada umumnya, squalene juga dikombinasikan di produk perawatan kulit dalam bentuk pelembap karena mengandung antioksidan.

 

Baca juga: Cara Mencerahkan Kulit Dengan Minyak Zaitun

Cara Kerja Obat

Efek Samping

Tidak hanya efek yang menguntungkan, obat juga memiliki sejumlah efek samping yang tidak diinginkan. Namun, untuk Squalene, ahli belum menemukan efek samping yang signifikan.

 

Baca juga: Perawatan Kulit Wajah untuk Segala Usia

Pemakaian Obat

Sebelum menggunakan atau mengonsumsi squalene, bacalah terlebih dahulu panduan pengobatan yang diinformasikan oleh apoteker atau dokter. Ikuti semua aturan dan anjuran dokter. Untuk wanita hamil dan menyusui, jangan sembarang mengonsumsi obat ini. Tanyakan dulu persetujuan dokter. Jangan pula berikan obat ini pada bayi yang memiliki berat badan di bawah 1 kg. Untuk penyimpanannya sendiri, simpan qualene di tempat kering.

Dosis

Penggunaan dosis squalene harus berdasarkan cara pengobatan pasien saat ini atau dapat dikonsultasikan dengan dokter. Pasalnya, dosis yang diberikan umumnya berbeda-beda, sesuai dengan usia dan kondisi pasien. Namun, pada umumnya squalene dikonsumsi sebanyak 200 - 400 mg per hari.

Interaksi

Beberapa obat tertentu tidak direkomendasikan untuk digunakan atau dikonsumsi bersamaan. Namun, ada pula kasus dimana dua atau lebih obat-obatan bisa dikonsumsi secara bersamaan dengan cara mengganti dosisnya. Oleh sebab itu, setiap periksa ke dokter atau mengunjungi apoteker, Kamu harus menginformasikan obat-obat lain atau makanan yang Kamu konsumsi.

Untuk squalene, ahli mengatakan bahwa obat ini dapat mengganggu penyerapan lemak dan vitamin larut lemak (orlistat). Untuk lebih jelas, Kamu perlu berkonsultasi dengan dokter terkait dengan hal ini.

 

Sumber:

WebMD. Squalene Oral

examine.com Squalene

Rekomendasi Artikel

Penghargaan Internasional untuk Pelayanan Kanker yang Unggul dalam Keperawatan

Penghargaan Internasional untuk Pelayanan Kanker yang Unggul dalam Keperawatan

Pendekatan multidisiplin menjadi standar baru dalam pelayanan kanker, yang mempertemukan berbagai keahlian untuk menentukan strategi terbaik bagi setiap pasien

Ana Yuliastanti

22 September 2026

Perjalanan Panjang Penyintas Kanker Anak Raih Kembali Kepercayaan Diri

Perjalanan Panjang Penyintas Kanker Anak Raih Kembali Kepercayaan Diri

Pengobatan kanker anak membutuhkan proses yang panjang. Bahkan setelah pengobatan medis yang tidak mudah selesai, penyintas kanker anak butuh perjuangan untuk bisa kembali ke lingkungan sekolah dengan penuh percaya diri.

Ana Yuliastanti

22 September 2026

Empat Teknologi Terbaru Berbasis AI untuk Diagnosis dan Penanganan Kanker Lebih Akurat

Empat Teknologi Terbaru Berbasis AI untuk Diagnosis dan Penanganan Kanker Lebih Akurat

Perkembangan teknologi kesehatan berbasis Artificial Intelligence (AI), molecular imaging, dan precision oncology mulai mengubah pendekatan penanganan kanker.

GueSehat

06 August 2026

Indonesia Harus Lebih Berkontribusi dalam Riset dan Uji Klinis Pengobatan Kanker

Indonesia Harus Lebih Berkontribusi dalam Riset dan Uji Klinis Pengobatan Kanker

Uji klinis onkologi masih mendominasi pengembangan obat, mewakili 41% dari uji klinis global yang dimulai pada tahun 2024.

Ana Yuliastanti

28 May 2026

Obesitas Meningkatkan Risiko Kanker pada Wanita

Obesitas Meningkatkan Risiko Kanker pada Wanita

Hubungan antara obesitas dan kanker menunjukkan bahwa kelebihan berat badan bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi juga merupakan faktor risiko serius bagi kesehatan jangka panjang.

Ana Yuliastanti

25 May 2026

Siloam Oncology Summit 2026 Tekankan Perawatan Kanker Lebih Personal

Siloam Oncology Summit 2026 Tekankan Perawatan Kanker Lebih Personal

Lebih dari 60–70% pasien kanker di Indonesia terdiagnosis pada stadium lanjut akibat rendahnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini.

Ana Yuliastanti

06 May 2026

Cegah Kekurangan Zat Besi dengan Suplementasi, dan Cek Dosis yang Aman!

Cegah Kekurangan Zat Besi dengan Suplementasi, dan Cek Dosis yang Aman!

Zat besi termasuk mikronutrisi penting untuk semua usia, dan termasuk yang direkomendasikan untuk pemberian suplementasinya, selain vitamin D dan vitamin A.

Ana Yuliastanti

17 April 2026

Bukan Hanya Anemia, Kurang Zat Besi Bisa Turunkan Kecerdasan Anak

Bukan Hanya Anemia, Kurang Zat Besi Bisa Turunkan Kecerdasan Anak

Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan kemampuan belajar. Kebutuhan zat besi perlu diperhatikan sejak dini.

Ana Yuliastanti

14 April 2026

Direktori

    Pusat Kesehatan

      Selengkapnya
      Proses...