Penyakit

Acne Vulgaris (Jerawat)

Acne vulgaris atau jerawat adalah salah satu masalah kulit, yaitu ketika kondisi pori-pori kulit tersumbat minyak dan sel kulit mati, sehingga menimbulkan radang. Ada 6 tipe jerawat, seperti komedo dengan jenis blackheads dan whiteheads, papul, pustul, nodul, dan kista. Untuk jerawat tipe kista, biasanya disebut dengan istilah jerawat batu.

Umumnya, jerawat terjadi pada permukaan kulit di wajah, punggung, dada, dan lengan atas. Gangguan pada kulit ini sebenarnya dialami oleh banyak orang. Akan tetapi, jerawat kerap dialami di masa remaja. Pada sebagian wanita yang tidak pernah berjerawat saat pubertas, masalah ini akan muncul ketika sudah dewasa, dan biasanya terjadi sebelum masa menstruasi.

Pada sebagian orang, mereka tidak terganggu ketika berjerawat parah. Tetapi, ada pula yang merasa malu dan stres meski hanya berjerawat ringan. Berita baiknya, saat ini sudah banyak penanganan yang bisa membantu mengontrol jerawat yang tumbuh.

 

Meski Anda tidak bisa mencegah jerawat timbul, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar jerawat tidak bertambah parah, yaitu:

  1. Cuci muka dan rawat kulit setiap hari. Hindari menggosok wajah terlalu kencang atau mencuci muka terlalu sering.

  2. Hindari keringat yang berlebihan, jika Anda merasa itu adalah salah satu penyebab jerawat bertambah parah. Mandilah setelah melakukan aktivitas yang banyak mengeluarkan keringat.

  3. Keramas secara rutin bila rambut Anda termasuk tipe yang berminyak. Sebaiknya jepit juga rambut Anda dengan rapi agar tidak menempel di wajah.

  4. Hindari menggunakan rangkaian produk perawatan rambut yang mengandung banyak minyak, seperti gel, mousse, atau krim.

  5. Jangan menyentuh wajah Anda, terutama selama atau setelah beraktivitas di luar ruangan.

  6. Kenakan pakaian serta gunakan handuk berbahan katun lembut.

  7. Hindari terekspos produk dengan kandungan minyak atau bahan kimia yang keras.

  8. Lindungi kulit Anda dari sengatan sinar matahari.

 

Jerawat umumnya dapat tumbuh beberapa bulan, beberapa tahun, atau terus muncul selama hidup Anda. Jika hanya tumbuh beberapa bintik kecil kemerahan, dapat berisi nanah, itu termasuk ke dalam kategori jerawat ringan. Namun bila terdapat ratusan bintik kemerahan, dapat berisi nanah, yang memenuhi wajah, punggung, dada, dan lengan atas, atau bintiknya cukup besar, padat, dan terasa sakit, maka itu termasuk kategori jerawat yang parah. Jerawat yang parah biasanya juga akan meninggalkan bekas di kulit.

 

Ada beberapa faktor penyebab munculnya jerawat yang diakibatkan oleh perubahan hormon, misalnya saat menstruasi, kehamilan, pemakaian pil kontrasepsi, dan stres. Perubahan hormon ini merangsang kelenjar minyak memproduksi lebih banyak minyak atau sebum. Minyak yang berlebihan pada wajah kemudian bercampur dengan sel-sel kulit mati, debu, kotoran, dan bakteri. Hal ini mengakibatkan pori-pori kulit yang terhubung dengan kelenjar minyak menjadi lebih mudah tersumbat dan timbul peradangan kulit. Penyumbatan pori-pori juga sering kali terjadi akibat penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Selain itu, jerawat bisa muncul karena dipicu oleh obat-obatan tertentu, seperti steroid.

 

Ketika berkonsultasi kepada dokter mengenai jerawat yang dialami, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan serta melakukan pemeriksaan fisik. Jika pasiennya wanita, dokter juga akan menanyakan siklus menstruasinya. Informasi ini akan membantu dokter untuk mengetahui apakah perubahan hormon berpengaruh terhadap timbulnya jerawat yang dialami.

Pada umumnya, tidak diperlukan pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis jerawat. Tetapi apabila dokter mencurigai munculnya jerawat merupakan gejala dari masalah kesehatan tertentu, misalnya terdapat hormon testoteron berlebih dalam tubuh wanita, maka akan dilakukan tes khusus.

 

Penanganan jerawat tergantung pada tingkat keparahannya, ringan, sedang, atau parah. Kadang-kadang, dokter akan memberikan penanganan kombinasi untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan menghindari bakteri resisten terhadap obat. Penanganan dapat termasuk pemberian losion atau gel untuk diaplikasikan pada jerawat serta pemberian obat oral.

Tipe jerawat yang ringan dapat ditangani dengan rajin mencuci muka secara lembut menggunakan air hangat dan sabun cuci muka, serta mengaplikasikan benzoyl peroxide dan salicylic acid. Jika jerawat tidak kunjung hilang, maka berkonsultasilah kepada dokter. Nantinya, Anda akan diberikan resep losion atau krim yang lebih kuat melawan jerawat.

Sedangkan untuk jerawat dengan kategori sedang dan parah, maka dibutuhkan obat yang lebih kuat atau kombinasi beberapa terapi. Anda dapat diberikan antibiotik oleh dokter untuk mempercepat proses pemulihan. Sementara untuk terapi, dapat mengaplikasikan benzoyl peroxide, penanganan jerawat oleh dokter, mengaplikasikan gel, krim, atau losion antibiotik, mengaplikasikan retinoid, maupun mengonsumsi antibiotik dan retinoid oral.

 

Rekomendasi Artikel

Manfaat Buah Lemon untuk Kecantikan

Manfaat Buah Lemon untuk Kecantikan

Kandungan dalam buah lemon sangat banyak sekali, di antaranya vitamin C, vitamin B, karbohidrat, protein dan potanium yang baik untuk kulit wajah.

Diah Puji Rahayu

29 November 2017

Kenali Jenis-jenis Jerawat serta Cara Mengobatinya

Kenali Jenis-jenis Jerawat serta Cara Mengobatinya

Mengidentifikasikan jerawat yang Kamu miliki sangat penting untuk memilih pengobatan yang tepat. Berikut jenis-jenis jerawat serta cara mengobatinya!

GueSehat

26 October 2017

3 Manfaat Cuka Apel bagi Tubuh

3 Manfaat Cuka Apel bagi Tubuh

Banyak penderita psoriasis yang menyebut cuka apel mampu menjaga kondisi psoriasis mereka tidak menjadi parah. Cari tahu manfaat lainnya dari cuka apel, yuk.

Putri Arinda

30 September 2017

Hilangkan Jerawat dengan 4 Cara Ini!

Hilangkan Jerawat dengan 4 Cara Ini!

Jerawat muncul ketika hormon mengalami perubahan. Jika Kamu mudah berjerawat, inilah 4 cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan jerawat.

GueSehat

01 September 2017

Penyebab Jerawat pada Wajah Berminyak

Penyebab Jerawat pada Wajah Berminyak

Jika memiliki jenis kulit berminyak, Kamu akan lebih rentan mengalami masalah jerawat dan komedo. Inilah penyebab jerawat pada wajah berminyak

GueSehat

02 August 2017

Direktori

    Proses...