Clobazam

Clobazam Obat Apa?

Nama Paten :

Clobium
(ISO vol. 50)

Penggunaan

Clobazam adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan. Obat ini juga dapat digunakan sebagai terapi tambahan untuk mengobati kejang yang disebabkan oleh Lennox-Gastaut Syndrome, yaitu epilepsi parah pada anak-anak yang dapat menyebabkan gangguan perkembangan dan perilaku.

Cara Kerja Obat

Clobazam bekerja dengan cara mengembalikan keseimbangan senyawa kimia pada otak yang dapat menyebabkan kecemasan.

Efek Samping

Setiap obat pasti punya efek samping yang tidak diinginkan. Untuk clobazam, efek sampingnya terbagi menjadi 3, yaitu efek samping yang umum, efek samping yang agak jarang, dan efek samping yang tidak terduga.

 

Untuk efek samping yang umum terjadi, diantaranya, kesulitan menelan, demam, gemetar dan goyah saat berjalan, dan gangguan koordinasi otot. Efek samping yang kejadiannya agak jarang dari clobazam, antara lain, perubahan pola berbicara, sulit beristirahat, tidak jelas saat berbicara, kesulitan berbicara, dan kesulitan saat duduk.

 

Sementara itu, untuk efek samping yang kejadiannya tidak terduga, seperti, mengigau, feses berwarna hitam, gusi berdarah, kulit terkelupas, darah dalam urin, nyeri dada, menggigil, bingung membedakan waktu, tempat dan orang, batuk, diare, kesulitan bernapas, gatal-gatal, serta nyeri otot dan sendi.

Pemakaian Obat

Dalam menentukan pemakaian obat, risiko dan keuntungannya harus ditimbang dan diperhatikan dengan matang. Berhenti menggunakan clobazam secara tiba-tiba walaupun gejala sudah membaik akan meningkatkan risiko kejang atau gejala ketergantungan obat.

 

Ikuti petunjuk dokter terkait penurunan dosis obat ini secara bertahap. Wanita hamil dan wanita menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan clobazam. Jangan pula memberikan obat ini pada anak-anak di bawah usia 2 tahun. Simpan clobazam pada suhu kamar dan jauhkan obat dari tempat panas, lembab dan terkena matahari langsung.

Dosis

Dosis clobazam pada setiap pasien bisa berbeda-beda. Ikuti instruksi dokter dan label obat. Informasi berikut menjelaskan tentang dosis rata-rata dari obat ini. Kalau dosis yang sudah diberikan dokter kepada Kamu berbeda, jangan mengubahnya kecuali jika dokter yang memerintahkan.

 

Dosis clobazam yang diberikan tergantung dari kekuatan obat ini. Selain itu, jumlah dosis yang Kamu gunakan setiap hari, jarak waktu antara penggunaan obat, dan seberapa lama obat harus digunakan, tergantung dari masalah medis yang Kamu alami.

1. Untuk obat tambahan untuk terapi epilepsi, dosis awalnya 20-30 miligram per hari, tingkatkan dosis jika perlu. Dosis maksimaulnya 60 miligram per hari.
2. Sebagai terapi kecemasan berat, dosis awalnya 20-30 miligram per hari dalam dosis terbagi atau dalam dosis tunggal sebelum tidur selama 2-4 minggu. Dosisnya bisa sampai 60 miligram per hari untuk pasien yang rawat inap.

Interaksi

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Informasi ini tidak mencakup semua interaksi obat terhadap clobazam. Oleh sebab itu, sebaiknya informasikan dokter tentang obat apa saja yang sedang Kamu gunakan, sebelum menggunakan clobazam.

 

Menggunakan clobazam bersamaan dengan obat apapun yang diinformasikan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, namun bisa saja dibutuhkan pada beberapa kasus. Kalau dokter memberikan dua obat secara bersamaan, biasanya dosis salah satu obat diubah atau frekuensi penggunaannya yang diubah, supaya kedua obat bisa bekerja dengan baik.

  1. Clobazam dapat meningkatkan dan memperpanjang efek dari simetidin dan ertitromisin.
  2. Clobazam dapat meningkatkan efek menekan sistem saraf pusat jika digunakan bersamaan dengan obat antipsikotik, sedatif, obat antidepresan, obat anestesi, obat pelemas otot, analgesik, nitrous oksida, dan obat antikejang lain atau obat penghilang rasa cemas.
  3. Interaksi yang kemungkinan fatal: clobazam dengan obat analgesik golongan opioid dapat menyebabkan kesadaran menurun, penurunan fungsi pernafasan, dan koma.
  4. Alkohol dapat meningkatkan efek CNS depresan (menurunkan fungsi sistem saraf pusat).

 

Referensi:

ISO vol. 50

mims.com: clobazam

drugs.com: clobazam

Rekomendasi Artikel

Pilih Circle Pertamanan Positif untuk Kesehatan Mental Mums

Pilih Circle Pertamanan Positif untuk Kesehatan Mental Mums

Kesehatan mental tidak terlepas dari peran lingkungan dan circle pertemanan. Circle pertemanan yang positif tentu saja bikin kesehatan mental Mums tetap terjaga dengan baik.

Ella Nurlaila

24 March 2026

 Yuk, Mulai Journaling untuk Kesehatan Mental Ibu

Yuk, Mulai Journaling untuk Kesehatan Mental Ibu

Banyak cara untuk menjaga kesehatan mental seorang ibu. Salah satunya melalui journaling. Alternatif ini dinilai cukup efektif untuk memastikan ibu baik-baik saja.

Ella Nurlaila

27 February 2026

Anak Suka Menyakiti Diri Sendiri, Penyebab dan Cara Menghadapinya

Anak Suka Menyakiti Diri Sendiri, Penyebab dan Cara Menghadapinya

Anak suka mukul dirinya sendiri, ini adalah caranya “berbicara” karena belum mampu mengungkapkan emosi dengan baik. Dengan pendekatan yang tepat hal ini bisa teratasi.

Ella Nurlaila

19 January 2026

Darurat Kesehatan Mental, Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Keluarkan Maklumat

Darurat Kesehatan Mental, Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Keluarkan Maklumat

Sebagai bagian dari mandat profesi, IPK Indonesia juga menghasilkan Maklumat IPK Indonesia yang memuat komitmen bersama dalam memperkuat peran Psikolog Klinis untuk mendukung upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif di seluruh lini pelayanan kesehatan jiwa.

Ana Yuliastanti

23 November 2025

Layanan Psikolog Klinis Ada di Puskesmas, Tangani Gangguan Mental Hingga Masalah Tumbuh Kembang

Layanan Psikolog Klinis Ada di Puskesmas, Tangani Gangguan Mental Hingga Masalah Tumbuh Kembang

Psikolog klinis yang ada di puskesmas menjadi ujung tombak untuk lebih banyak menjangkau masyarakat yang mengalami gangguan mental hingga kasus kekerasan pada anak dan perempuan.

Ana Yuliastanti

22 November 2025

Butuh Rehat Demi Kesehatan Mental, Mums Perlu Lakukan Pampering Pasca Melahirkan

Butuh Rehat Demi Kesehatan Mental, Mums Perlu Lakukan Pampering Pasca Melahirkan

Momen pasca melahirkan merupakan waktu penting bagi ibu untuk memulihkan fisik, mental, dan emosinya, termasuk dengan memberikan waktu untuk pampering atau perawatan diri.

Ana Yuliastanti

24 April 2025

Persiapan Jadi Ibu Ala Gen Z, Beda sama Generasi Milenial

Persiapan Jadi Ibu Ala Gen Z, Beda sama Generasi Milenial

Generasi Z memiliki pola pikir sangat berbeda dengan generasi sebelumnya dalam pola pikir menjadi orang tua.

Ana Yuliastanti

22 April 2025

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Sebelum Hamil

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Sebelum Hamil

kondisi mental pasca-melahirkan bisa terjadi pada siapapun, namun ia mengingatkan setiap orang peka terhadap individu yang memiliki tanda-tanda Kesehatan mental.

Fitri Syarifah

21 September 2024

Direktori

    Pusat Kesehatan

      Selengkapnya
      Proses...