Siapa bilang wanita hamil tidak boleh berolahraga? Justru karena tengah mengandung, Anda harus lebih menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.Karena ternyata senam hamil mempermudah persalinan loh. Tak hanya kebaikan diri Anda sendiri tetapi juga bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Namun, seperti yang Anda duga, tidak semua jenis olahraga boleh dilakukan. Jangan bayangkan diri Anda yang sedang hamil bermain basket atau melakukan angkat beban, ya! Olahraga yang dianjurkan adalah senam sehat yang tidak membutuhkan banyak gerakan berbahaya namun tetap dapat membakar kalori dan menyehatkan tubuh. Mengapa senam sehat sangat disarankan untuk dilakukan secara rutin? Apa saja bentuk gerakan kaki dan tangan yang digolongkan dalam senam ini? Temukan jawabannya dalam ulasan di bawah ini!

Ayo Lakukan Gerakan Senam Sehat!

Apa yang membedakan senam sehat dengan jenis senam atau olahraga lainnya? Senam sehat adalah salah satu latihan olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh wanita hamil. Tujuan dilakukannya senam sehat adalah agar Anda dapat menjaga kondisi bagian tubuh selama proses kehamilan hingga persalinan. Selain dipercaya dapat memudahkan proses persalinan normal, senam sehat yang dilakukan secara rutin dapat mempertahankan kelenturan serta memperkuat otot tubuh, terutama pada dasar panggul. Beberapa gerakan yang bisa langsung Anda coba adalah:

1 . Wall Side Squat dan Wall Press

Wall side squat adalah gerakan seperti duduk tanpa kursi di mana punggung menyender ke tembok. Kedua tangan juga ditempelkan pada tembok dan tahan posisi dalam waktu 30 hingga 60 detik. Sedangkan wall press adalah gerakan membebankan tubuh pada tangan yang ditempelkan di tembok. Dalam posisi tubuh yang miring, Anda dapat melakukan gerakan mendorong secara perlahan.

2 . Knee Extension dan Tailor Sitting

Knee extension adalah posisi di mana Anda yang tengah duduk, secara perlahan angkatlah salah satu kaki secara bergantian. Sedangkan tailor sitting adalah posisi ibu hamil yang duduk bersilang dengan tangan yang mengarah ke depan atau memegangi perut.

3 . Step ups

  Ambilah satu balok atau barang lain yang dapat diinjak. Letakan barang tersebut di lantai dan naikkan salah satu kaki ke balok tersebut. Lakukan secara bergantian dengan kaki yang berbeda hingga 8 kali.

4 . Walking Lunge

Gerakan senam ini dimulai dengan menekuk kaki kanan ke arah depan. Kemudian, tariklah kaki kiri ke arah belakang. Tangan dapat diposisikan di antara kaki kiri dan kanan.

5 . Neck Rotation

Gerakan ini seringkali ditemui dalam senam-senam kesehatan. Untuk membuat tubuh dan daerah wajah tidak menjadi kaku, lakukanlah gerakan memutar leher atau sekadar menolehkan wajah ke kiri dan kanan.

6 . Outer Tight Lift

Untuk melakukan gerakan ini, berbaringlah dengan posisi miring ke kiri ataupun ke kanan. Hadapkan tangan kanan ke depan dan gunakan tangan kiri untuk menyangga kepala Anda. Kaki yang lurus kemudian diangkat secara perlahan-lahan secara bergantian.

7 . Chest Muscle Exercise

ab-exercises-during-pregnancy-525x295 Letakkan kedua tangan di depan dada dan lakukan gerakan mendorong secara perlahan-lahan tanpa harus memaksakan diri Anda.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Melakukan Senam Sehat

Berbagai manfaat akan Anda dapatkan ketika menjadikan senam sehat sebagai rutinitas sehari-hari selama masa kehamilan. Beberapa gerakan akan membantu Anda mengetahui teknik pernapasan agar bisa mendapatkan oksigen secara optimal pada saat proses persalinan. Nyeri yang biasa dirasakan di bagian perut serta bokong juga dapat diatasi dengan cepat dan tepat. Ketika Anda sering melakukan senam ini, otot-otot pada dinding perut akan menjadi lebih lentur dan elastis. Senam sehat yang dilakukan secara tepat dapat membuat sang calon ibu semakin rileks dan nyaman dengan kehamilannya. Namun, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan senam sehat, yaitu:
  1. Mintalah bantuan orang lain untuk menemani Anda. Bahkan untuk Anda yang belum pernah sama sekali mencoba senam sehat, sebaiknya Anda dibimbing oleh pelatih senam.
  2. Konsultasilah terlebih dahulu pada dokter kandungan Anda untuk bertanya apakah kondisi kandungan Anda aman dan memungkinkan untuk melakukan senam hamil.
  3. Waspadai gangguan seperti nyeri atau pendarahan selama senam dilakukan.
  4. Wanita hamil yang memiliki riwayat penyakit paru-paru, hipertensi, pernah mengalami pendarahan, atau terdapat kelainan letak plasenta dalam kandungan disarankan untuk tidak melakukan program senam ini.
Olahraga tentu bisa dilakukan oleh semua orang termasuk pada Anda yang sedang hamil. tetapi Anda juga harus mencari tahu Olahraga yang dilarang untuk ibu hamil, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Anda hanya perlu melakukan gerakan olaharaga yang sesuai dengan kondisi tubuh. Senam hamil dianggap sebagai olahraga terbaik untuk menjaga kesehatan serta kebugaran Anda dari masa kehamilan hingga waktu persalinan tiba nanti. Selamat mencoba, ya!