Seiring bertambahnya usia, ada banyak perubahan yang terjadi dalam tumbuh kembang anak. Sebagai ibu baru, tentu Anda perlu banyak melakukan pengamatan akan apa yang terjadi pada si Kecil. Terutama di usia 0-1 tahun, saat anak belum bisa berkomunikasi dengan baik, Anda harus bisa memahami gerak-geriknya, termasuk dari tangisannya. Tangisan menjadi satu-satunya komunikasi yang bisa ditunjukkan bayi untuk memberitahukan apa yang dirasakan dan diinginkannya, misalnya saat bayi merasa lapar, ingin buang air besar, atau mengantuk. Dengan memahami arti tangisan bayi berarti Anda juga bisa mengatasi tangisan tersebut sesuai dengan yang diinginkan si Kecil. Yuk, pahami arti tangisan bayi dan cara mengatasinya, seperti di bawah ini!

Arti Tangisan saat Bayi Merasa Lelah atau Mengantuk

Saat tangisan bayi terdengar seperti merengek dan melengking panjang, bisa jadi saat itu bayi sedang merasa lelah dan butuh istirahat. Bayi juga biasanya akan mengeluarkan suara seperti “owh” atau “wah-wah” pada kondisi ini. Arti suara tangisan bayi ini juga akan membuat bayi sedikit menggigil, bergetar, dan terkadang menguap. Jika bayi Anda menangis seperti ini maka sebaiknya segera peluk atau menggendongnya dan istirahatkan bayi di tempat yang nyaman.  

Arti Tangisan saat Bayi Merasa Lapar

Bayi memang akan cepat sekali merasa lapar karena ukuran lambungnya yang masih kecil dan belum mampu menampung ASI dalam jumlah banyak. Hal ini yang membuatnya menjadi mudah lapar. Bayi yang merasa lapar akan mengeluarkan suara tangisan dengan nada rendah sambil mendorong-dorong lidah ke langit-langit mulutnya dan terdengar seperti suara “neh”. Biasanya suara tangisan ini juga tidak terputus-putus. Anda tidak perlu khawatir, tangisan bayi akan terhenti ketika Anda menyodorkan payudara atau botol susu ke mulutnya. Selain dari tangisan, ia juga akan menunjukkan rasa lapar dengan membuka mulutnya dan mencoba menghisap jari tangan Anda atau memasukkan tangannya sendiri ke dalam rongga mulutnya.

Arti Tangisan saat Bayi Ingin Bersendawa

Ketika ingin bersendawa biasanya akan ditandai dengan suara tangisan yang melengking. Udara yang masuk saat menyusui memang dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada perut bayi. Jadi, jangan salah artikan bayi yang menangis setelah selesai menyusui karena dia masih lapar. Arti tangisan bayi yang ingin bersendawa akan ditangai dengan gerakannya menarik-narik kakinya ke dada. Suaranya tangisannya yang panjang juga akan terdengar seperti suara “eh” karena bayi sedang berusaha mengeluarkan gelembung udara yang berada di rongga dadanya. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggendongnya dan menepuk atau menggosok punggungnya dengan lembut sehingga udara dalam rongga dada bayi bisa keluar dan kemudian bisa bersendawa.

Arti Tangisan Bayi yang Merasa Tidak Nyaman

Bayi yang merasa tidak nyaman bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya karena popoknya sudah basah, ingin buang air besar, kepanasan, atau merasa gatal di bagian tubuhnya. Umumnya, bayi yang sedang merasa tidak nyaman seperti ini akan mengeluarkan suara tangisan yang melengking tajam dan seperti mengeluarkan bunyi “eh”. Jika bayi menangis seperti ini maka segera periksa keadaannya mulai dari setiap bagian tubuhnya dan popoknya. Jika popoknya sudah harus diganti maka segeralah gantilah dengan popok yang baru. Periksa juga kemungkinan ada semut atau benda lain yang membuatnya tidak nyaman.

Arti Tangisan Bayi saat Sakit

Bayi terus menerus menangis dan terdengar mendadal menjerit dengan intonasi tinggi maka Anda harus segera cek tubuhnya. Tangisan seperti ini bisa berarti ada sesuatu yang terasa sakit pada tubuh bagian dalam si Kecil, seperti pusing atau demam. Bayi yang sedang sakit biasanya tidak selera makan, lemas, dan suhu badannya menjadi tinggi. Sebagai langkah awal, Anda bisa mengompres bayi untuk menurunkan suhu tubuhnya. Setelah itu, segera periksakan si Kecil ke dokter sebagai penanganan lebih lanjut. Awalnya, bayi yang terus-menerus menangis bisa menyebabkan rasa lelah pada diri Anda. Bersabarlah dan terusnya belajar memahami si Kecil, termasuk memahami arti tangisan bayi. Berikan yang terbaik untuk mendukung tumbuh kembangnya secara maksimal.