Jalan untuk menjadi seorang ibu tidaklah mudah, mengandung selama waktu 9 bulan salah satunya. Selama masa mengandung, tidak jarang seorang ibu harus menyampingkan kebiasaannya demi menjaga agar janin tetap sehat. Salah satu hal yang dapat dilakukan seorang ibu untuk menjaga kesehatan janinnya adalah melakukan pantangan hamil dengan cara mengontrol makanan yang dikonsumsinya. Beberapa makanan harus dihindari oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan dampak yang buruk terhadap janin ibu. Makanan-makanan yang menjadi pantangan ibu hamil antara lain :

Jenis ikan dengan kandungan merkuri tinggi

Beberapa jenis ikan dan hewan laut seperti udang, salmon, tuna, sarden, catfish, ikan bilis, ikan tilapia, dan ikan trout merupakan jenis ikan yang memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Kandungan merkuri yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Jika ingin tetap mengonsumsinya, sebaiknya dibatasi hanya 2 kali per minggu.

Seafood, telur, daging sapi dan unggas mentah atau setengah matang

Makanan-makanan yang pengolahannya tidak diproses hingga matang bisa saja menjadi tempat bagi bakteri atau virus berkembang biak. Jika makanan yang dikonsumsi sudah mengandung bakteri dan virus tentu hal ini akan membuat ibu hamil keracunan dan tentunya juga membahayakan janin yang dikandungnya.

Minuman yang tidak melalui proses pasteurisasi

Susu memiliki manfaat yang baik bagi janin, namun bagi ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi susu yang belum melalui proses pasteurisasi atau pemanasan. Susu atau produk susu seperti keju yang belum melewati proses pasteurisasi dapat menyebabkan keracunan karena kemungkinan masih terdapat bakteri di dalamnya.

Hati

Hati ayam dan hati sapi mengandung banyak vitamin A. Konsumsi vitamin A yang berlebihan dapat membahayakan janin, salah satunya menjadi penyebab kecacatan pada bayi. Maka dari itu, hati merupakan salah satu menu makanan yang menjadi pantangan ibu hamil.

Minuman dengan kandungan kafein

Ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi minuman dan makanan yang mengandung kafein seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi. Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein bisa berdampak pada detak jantung bayi. Selain itu kafein juga dapat memicu peningkatan risiko keguguran, kelahiran bayi dengan berat badan rendah, bahkan kematian bayi saat lahir.

Minuman beralkohol

Seorang ibu hamil dilarang keras untuk mengonsumsi alkohol. Hal ini karena sedikit saja ibu hamil mengonsumsi alkohol, maka dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak bayi. Dan jika ibu hamil mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak, maka sangat berisiko mengalami keguguran bahkan kematian bayi saar lahir. Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan dapat mengakibatkan kondisi yang dinamakan fetal alcohol syndrome, dimana menyebabkan kelainan bentuk wajah, kelainan jantung, dan kemunduran mental pada anak.

Suplemen vitamin dan minyak ikan

Seperti halnya hati, suplemen multivitamin dengan dosis tinggi dan suplemen minyak ikan banyak mengandung vitamin A. Vitamin A yang berlebihan dapat membahayakan janin. Untuk itu sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter mengenai suplemen yang akan dikonsumsi oleh ibu hamil. Itulah tadi beberapa pantangan jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil demi menjaga janin dalam kandungannya. Kesehatan janin bagi ibu hamil adalah yang utama, karena dengan melahirkan bayi yang sehat dan normal adalah sumber kebahagiaan tak terkira bagi semua ibu.