Bagi beberapa wanita mungkin tidak sulit untuk mendapatkan buah hati setelah menikah bersama pasangannya. Namun, tidak sedikit yang ternyata membutuhkan usaha yang lebih agar bisa hamil. Sebuah penelitian telah menemukan hubungan antara posisi seks dengan tingkat keberhasilan kehamilan. Ternyata, posisi seks agar cepat hamil menjadi faktor yang penting untuk diperhatikan oleh pasangan yang menginginkan kehadiran buah hati. Posisi seks terbaik menjadi penting untuk membantu penetrasi lebih dalam sehingga sperma lebih cepat mencapai sel telur. Meski belum terbukti secara medis, Kamu dan pasangan bisa mencoba 5 posisi seks agar cepat hamil berikut ini!

 

  • Misionaris

Posisi ini dikatakan oleh beberapa ahli seks sebagai posisi yang paling efektif dilakukan untuk mempercepat proses pembuahan dan kehamilan. Posisi ini bisa dilakukan dengan cara berbaring dengan pria yang berada di atas perempuan. Pria yang berada di atas wanita akan bergerak maju mundur dengan mencondongkan berat badan ke arah bahu wanita. Secara bersamaan, wanita akan mengangkat pinggangnya sejajar dengan pinggang pria. Lakukan juga gerakan memutar untuk merangsang terjadinya orgasme. Posisi ini dinilai dapat membuat sperma bisa bergerak lebih dekat ke leher rahim dan mencapai sel telur lebih mudah. Selain itu, penetrasi bisa lebih baik dilakukan oleh pria. Kamu juga dapat menggunakan bantal kecil untuk mengganjal pinggang wanita agar perjalanan sperma bisa lebih cepat dan tidak tumpah keluar vagina.

 

  • Doggy Style

Kamu juga bisa melakukan doggy style sebagai salah satu posisi seks agar cepat hamil.  Posisi ini dilakukan dengan wanita berada pada posisi tengkurap di atas kasur. Bisa juga ketika melakukan penetrasi, wanita sedikit mengangkat badannya seperti akan merangkak. Tidak jauh berbeda dengan posisi misionaris, penetrasi yang dilakukan dari belakang juga memungkinkan penis bisa masuk lebih dalam sehingga sperma bisa lebih cepat mencapai sel telur. Ketika melakukan posisi ini, sambil merangkak, Kamu bisa melengkungkan badan sehingga perut berada di posisi terendah hampir mencapai kasur sedangkan pinggul terangkat ke atas. Topang berat badan dengan tangan dan siku tangan.

 

  • Cowgirl

 

Posisi ini menempatkan wanita berada di atas pria sehingga aktivitas seks yang dilakukan berada di bawah kendali wanita. Anda sebagai wanita pun dapat mengatur ‘aksi’ yang akan ‘dipertunjukkan’ dan menjadi lebih bisa menikmati permainan. Dengan posisi cowgirl, Kamu bisa mengatur seberapa dalam penetrasi untuk menentukan posisi seks agar cepat hamil yang dilakukan. Sebagai variasi, wanita dapat memutar posisi tubuh ke mana pun yang diinginkan, bahkan hingga memutar 360 derajat. Pada posisi ini, biasanya lengkungan tubuh hingga pinggul condong ke belakang dan dada condong ke depan.

Baca Juga : Coba Posisi Seks yang Aman ketika Hamil Berikut

 

  • Variasi Misionaris

Dalam posisi wanita berada di bawah, angkatlah kakimu ke atas hingga bersandar ke pundak pasangan. Dengan posisi ini vagina pun berada tegak lurus. Posisi seks agar cepat hamil ini membuat sperma yang keluar bisa langsung tertampung di atas vagina di dekat leher rahim.

 

  • Posisi Miring

 

Ketika melakukan posisi seks ini, pasangan akan relatif lebih rileks. Posisi miring juga nyaman dilakukan oleh pasangan dengan pria yang memiliki berat badang berlebih. Ketika melakukan penetrasi dari samping, Mr. P akan lebih mudah masuk ke leher vagina dan memudahkan sperma menyentuh sel telur. Posisi miring ini bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan posisi pria di belakang wanita atau dengan saling berhadapan. Untuk posisi berhadapan, wanita dapat mengangkat salah satu kaki lurus ke atas. Kemudian, pria mendekat ke posisi wanita dengan salah satu kaki terselip di antara kaki wanita. Agar maksimal, pinggul wanita dan pria harus sangat dekat dengan posisi dada yang berjauhan. Posisi ini juga bisa disebut sebagai posisi gunting.

 

 

Beberapa posisi seks agar cepat hamil di atas bisa Anda lakukan bersama pasangan secara rutin. Lakukan posisi yang memungkinkan bagian leher rahim terbuka lebar agar sperma bisa mudah masuk. Selain itu, disarankan untuk menghindari posisi seks sambil berdiri dan duduk. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah masa subur setiap bulannnya. Lakukan hubungan intim di atas saat masa subur berlangsung agar semakin besar kemungkinan hamil bisa terjadi. Usahakan pula setelah bercinta, Kamu tetap dalam posisi berbaring setidaknya 10 sampai 20 menit untuk membuat sperma bisa tetap hidup di dalam rahim. Apabila dalam waktu satu tahun setelah pernikahan, Kamudan pasangan belum juga mendapatkan tanda-tanda kehadiran buah hati, sebaiknya periksakan ke dokter kandungan. Beberapa kemungkinan lain perlu diperiksakan supaya dapat segera ditangani dengan cara yang tepat.