Pernahkah Anda mengalami otot tertarik? Hmm.. Jika pernah mungkin hal itu sama dengan yang saya alami tadi pagi ketika jogging. Saya akui memang pemanasan yang saya lakukan belum maksimal, malah cenderung sangat kurang. Dan benar.. Akibatnya ditengah jalan otot saya tiba-tiba tertarik. Sangat sakit karena terkena cedera hamstring!

Baca Juga : Manfaat Protein Bagi Otot dan Tubuh

Kondisi yang seperti saya alami ini biasanya terjadi pada bagian otot paha/ hamstring sehingga biasa disebut cedera hamstring. Setelah saya cari tahu, cedera ini bisa menyebabkan kerusakan pada otot paha, baik sebagian maupun seluruhnya. Biasanya cedera hamstring akan terjadi saat seseorang  melakukan aktivitas yang melibatkan proses berlari dan kemudian berhenti tiba-tiba. Persis yang saya alami tadi pagi. Tidak hanya ketika sedang jogging saja, cedera ini biasa terjadi ketika bermain sepakbola, basket, rugbi, tenis, atau bisa saja ketika sedang aerobik. Sudah banyak atlet yang mengalami cedera hamstring, bahkan tidak sedikit yang harus berhenti berkompetisi di lapangan karena cederanya terlalu parah.

Penyebab Cedera Hamstring

Berdasarkan riset yang saya lakukan dari beberapa buku kesehatan dan artikel kesehatan, otot hamstring merupakan kumpulan tiga otot yang memanjang dari pinggul hingga lutut. Otot-otot ini membuat seseorang dapat meluruskan kaki ke belakang dan menekukkan lutut. Jika salah satu dari tiga otot ini merenggang di luar batas, maka cedera pun bisa terjadi. Cedera hamstring biasanya ditandai dengan nyeri di paha belakang yang berlangsung tiba-tiba ketika beraktivitas. Selain itu otot akan terasa seperti robek, ada pembengkakan dan terasa lunak dalam beberapa jam setelah cedera terjadi. Bagian belakang kaki pun nampak lebam atau berubah warna. Tak hanya itu, otot pun akan melemah sehingga kaki tidak mampu mengangkat badan. Jika mengalami cedera ini, maka sebaiknya Anda langsung memeriksa kaki Anda ke dokter. Ketika proses pemeriksaan untuk mendiagnosis cedera hamstring, biasanya Anda akan melakukan proses wawancara terlebih dahulu untuk mengetahui informasi riwayat kesehatan. Setelah itu akan dilakukan pemeriksaan fisik dan pencitraan menggunakan rontgen atau MRI.

Macam Cedera Hamstring dan Penyembuhan Cedera Hamstring

Cedera pada otot paha ini bisa dibagi menjadi tiga kategori, yaitu ringan, sedang, dan parah. Pada cedera ringan, otot hamstring akan tertarik dan hanya kehilangan sedikit kekuatan, sehingga bisa sembuh dengan cepat. Sedangkan untuk cedera yang sedang ditandai dengan robeknya satu atau dua otot hamstring. Kondisi ini akan menimbulkan nyeri dan hilangnya sebagian kekuatan otot. Nah, pada cedera hamstring parah akan terjadi ketika seluruh otot hamstring robek, baik robek pada serat otot maupun robek dari pangkal tulang (avulsion). Ketika mengalami cedera parah, Anda akan merasakan sakit yang luar biasa dan otot akan kehilangan hampir seluruh kekuatannya. Cedera ini memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sembuh, bahkan untuk hamstring avulsion membutuhkan operasi untuk bisa sembuh. Untuk cedera hamstring ringan, Anda cukup mengobatinya di rumah saja. Anda bisa melakukan tips seperti berikut:
  1. Istirahatkan kaki ketika serangan rasa nyeri pada otot paha mulai terasa. Jika sedang berlari, atur irama henti secara perlahan agar otot tidak terkejut. Ingat! Jangan berhenti mendadak.
  2. Jika rasa sakit tidak mereda, maka kompres dengan es batu pada bagian yang cedera. Gunanya agar otot kembali rileks.
  3. Lilit perban elastis pada bagian otot paha yang cedera untuk menghindarkan terjadinya pembengkakan.
  4. Gunakan tongkat ketika berjalan agar beban tubuh bertumpu pada tongkat, bukan pada kaki.
  5. Melakukan perenggangan ringan pada kaki setiap pagi dan sore hati.
  6. Melakukan terapi fisik berdasarkan saran dokter.
  7. Melakukan operasi pembedahan untuk memperbaiki struktur otot yang rusak jika dibutuhkan.
Namun, jika cedera hamstring sudah parah harus cepat dibawa ke dokter. Cedera Anda bisa dikatakan parah jika kaki sudah tidak dapat menanggung berat badan. Anda juga tidak bisa berjalan lebih dari empat langkah tanpa rasa sakit yang signifikan, atau bisa saja mati rasa pada bagian kaki yang mengalami cedera. Selain itu akan terlihat memar kemerahan yang menyebar di sekitar cedera. Cedera pada otot hamstring ini memang bisa terjadi secara tiba-tiba ketika Anda sedang beraktivitas. Awalnya, Anda akan merasa nyeri pada bagian paha belakang, kemudian otot akan terasa seperti robek dan ada pembengkakan di bagian yang terkena cedera. Jika sudah parah akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses penyembuhan. Untuk itu, Anda perlu melakukan pemanasan  terlebih  dahulu sebelum beraktivitas berat, seperti saat akan olahraga, supaya mencegah cedera hamstring ini.