Si Kecil sudah bertambah besar? Jika iya, berarti sudah saatnya bagi Anda untuk memperkenalkan konsep kesehatan pada anak. Ya, Anda pun berharap jika anak dapat mempraktikan gaya hidup sehat sehari-hari secara aktif dan mandiri. Masalah muncul ketika Anda sebagai orang tua tidak sadar betul bahwa anak-anak Anda adalah anak-anak. Apa maksudnya? Kerap kali orang tua terlalu memaksakan kehendak sehingga cenderung mengajarkan kesehatan anak dengan cara yang salah. Memaksa mereka untuk makan sayur, memarahi anak ketika malas berlari atau mengambil mainan secara paksa agar mereka tidur bukanlah pilihan yang bijak.

Hal yang Harus Diperhatikan Orang Tua

Lalu bagaimana cara memperkenalkan konsep sehat pada Si Kecil dengan cara yang baik? Pertama-tama yang dapat Anda beritahukan pada anak adalah bahwa hidup sehat dapat membuat kita bahagia. Seringkali anak bingung dan menjadi marah karena mereka tidak mengetahui alasan di balik perintah Anda untuk mengonsumsi makanan atau melakukan hal yang tertentu. Jalinlah komunikasi yang baik dan libatkanlah anak dalam proses sehingga mereka tidak merasa asing dan menjadi bertanya mengapa mereka perlu untuk menjaga kesehatan. Daripada meluapkan amarah dan hukuman, lebih baik Anda memberikan penghargaan setiap kali anak berhasil mempraktikan gaya hidup sehat. Penghargaan tak selamanya dalam bentuk permen atau mainan, tetapi juga bisa dengan memberikan senyuman, pelukan dan ciuman kecil pada sang buah hati. Buatlah diri mereka nyaman dalam menjalani proses pembelajaran ini. Satu hal lagi yang tak boleh dilewatkan adalah bahwa Anda juga harus mempraktikan gaya hidup yang sehat. Melihat pengalaman diri sendiri, saya selalu belajar mengenai kebiasaan mengonsumsi buah dan tidur yang cukup dari ibu dan ayah saya. Orang tua harus dapat memperlihatkan pada anak bahwa diri mereka juga tengah memperjuangkan kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Jika Anda melakukannya, anak secara tak langsung juga akan meniru rutinitas sehat yang Anda jalani. Berikut adalah berbagai saran terkait cara memperkenalkan kesehatan pada anak Anda dari pengalaman pribadi saya bersama dengan orang tua sewaktu kecil. Let’s try!

1 . Makanan sehat

Jelas sekali bahwa anak biasanya akan membenci sayur dan buah tetapi sangat menyukai camilan manis dan asin. Persepsi ini dapat berganti jika sejak dini, Anda sudah membiasakan anak mengonsumsi beragam jenis makanan yang sehat dan sedikit mengurangi asupan makanan yang dapat merusak tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Sewaktu kecil, ibu saya seringkali mencampurkan sayur dengan makanan lain yang saya sukai. Membuat kreasi bekal dengan wadah yang lucu dan tampilan yang menarik juga dapat dilakukan agar sang anak menjadi bersemangat untuk menyantap hidangan. Ibu saya juga sering mengajak saya dan adik untuk ikut memasak dan melakukan eksperimen pada hidangan makan. Buatlah anak ikut menikmati proses pembuatan makanan sehat di dapur. Anda bisa menyuruhnya menghias tampilan makanan atau memberikan saus tambahan serta menata piring. Kebiasaan sejak kecil yang sampai sekarang saya lakukan adalah selalu membawa botol minum dari rumah. Hal ini membuat saya jarang sekali membeli minuman kemasan atau minuman pemanis lain yang jika dikonsumsi terlalu sering dapat mengganggu kesehatan. Berikanlah kotak bekal makanan dan botol minuman yang ia sukai. Selain itu, Anda juga dapat berkreasi dengan memotong buah menjadi bentuk unik tertentu yang membuat tampilan semakin menarik untuk dimakan oleh Si Kecil.

2 . Kesehatan Gigi

Anak Anda malas untuk menggosok gigi? Temanilah sang buah hati saat hendak membersihkan gigi. Anda bisa saling menggosokan gigi masing-masing untuk membuat anak menjadi lebih hafal dengan kebiasaan ini. Belikanlah sikat gigi anak yang memiliki bentuk dan warna yang menarik. Anda juga dapat menyiapkan rasa odol yang sesuai dengan keinginan anak, seperti rasa anggur, jeruk atau straweberry. Ingatkanlah anak untuk selalu menggosok gigi setelah habis menyantap makanan, terutama permen atau coklat.

3 . Kesehatan wajah

Dulu, saya dan ibu seringkali memakai masker wajah dari lidah buaya atau kocokan putih telur. Sekarang, Anda juga dapat mempraktikan kebiasaan tersebut dengan menggunakan masker buah atau masker wajah yang berbentuk lucu dan cocok dipakai bersama dengan anak. Saat memandikan sang buah hati, Anda juga dapat mengajarkan beberapa langkah sederhana untuk mencuci muka dan wajah. Anda juga dapat memberikan aksesoris pemanis tambahan seperti bando, kunciran dan jepit pada rambut anak. Mintalah anak untuk memakai sendiri pelembab wajah atau lip balm pada bibirnya. Melakukan kebiasaan sehat bersama anak tidak hanya akan membuat mereka merasa nyaman dan senang, tetapi juga dapat meningkatkan pemahaman mereka terkait konsep hidup sehat.

4 . Olahraga dan Istirahat

Olahraga dan istirahat adalah dua hal terakhir yang harus Anda perhatikan. Ajaklah anak untuk melakukan olahraga bersama, mulai dari bersepeda, berenang, bulutangkis atau sekadar berlari bersama. Permainan seperti kejar-kejaran, sepatu roda dan trampolin juga dapat dilakukan untuk membuat anak aktif bergerak. Jika anak mengalami kesulitan saat hendak tidur, temanilah dengan bersandar di sebelahnya atau membacakan cerita untuknya. Selain keempat hal di atas, Anda juga dapat mengisi gadget anak dengan games terkait kesehatan seperti masak-masakan. Biarkanlah anak juga mencari sendiri video atau membaca komik kesehatan. Tak ada cara yang lebih efektif untuk memperkenalkan kesehatan pada anak selain mempraktikannya bersama-sama!