Print Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan metode pemberian ASI kepada bayi selama 6 bulan pertama, tanpa tambahan makanan apapun (kecuali dalam kondisi medis tertentu). ASI eksklusif ini telah direkomendasikan oleh American Academy of Pediatric dan World Health Organization. Namun sayangnya, beberapa ibu masih menggunakan susu formula saat masih bisa memberikan ASI. Pada dasarnya, secara alami seorang ibu pasti akan menghasilkan ASI setelah melahirkan. Hal ini menjadi sempurna karena ASI memang menjadi sumber makanan utama bagi bayi. Jadi, alangkah baiknya bila ASI bisa diberikan untuk memenuhi kebutuhan buah hati Anda. Sebenarnya apa saja manfaat dan kebaikan ASI untuk bayi? Bagaimana jika dibandingkan dengan susu formula? Inilah 9 keajaiban yang bisa didapatkan dari ASI:

1. ASI dan Karbohidrat

ASI mengandung karbohidrat berupa laktosa dua kali lebih banyak dibandingkan dengan susu formula, dimana karbohidrat merupakan sumber energi bagi otak. Selain itu, penyerapan laktosa dari ASI lebih baik daripada laktosa susu formula.

2. Protein yang Lebih Mudah Diserap

Protein pada ASI lebih mudah diserap, sedangkan protein pada susu formula sulit diserap dan potensial menyebabkan alergi.

3. ASI Mengandung Kadar Lemak Lebih Baik

Kadar lemak pada ASI baik untuk pematangan otak, jaringan saraf, dan mata Si Buah Hati dan tentu saja kadarnya ditemukan lebih tinggi pada ASI jika dibandingkan dengan susu formula.

4. ASI Mengandung Banyak Jenis Vitamin

ASI mengandung berbagai macam vitamin seperti vitamin A, D, E, B6, dan B12. Vitamin ini tentu saja menyumbang fungsi yang sangat baik untuk mata, tulang, darah, dan jaringan saraf Si Buah Hati.

5. ASI Melindungi Sang Buah Hati

Pada beberapa penelitian, ASI terbukti dapat melindungi Si Buah Hati dari berbagai macam penyakit, seperti batuk, pilek, infeksi telinga, saluran pencernaan, dan obesitas pada anak.

6. Menyusui Bisa Memperkuat Bonding Ibu dan Anak

It’s bonding time! Pemberian ASI dikatakan dapat mendekatkan hubungan ibu dan bayi melalui skin to skin contact. Selain itu pemberian ASI juga dapat menurunkan angka depresi pada ibu, di mana sebenarnya angka depresi ibu setelah melahirkan (Baby Blue Syndrome) cukup tinggi.

7. ASI Lebih Hemat

Selain memiliki berbagai macam keuntungan, pemberian ASI juga memberikan dampak positif secara ekonomi jika dibandingkan dengan pembelian susu formula pada awal kehidupan bayi. Anda tak perlu merogoh kocek untuk memberikan asupan susu pada Si Kecil.

8. ASI Membantu Mencegah Kehamilan Berikutnya

Pemberian ASI setelah melahirkan juga dapat berfungsi untuk membantu mencegah kehamilan selanjutnya, lho! Pemberian ASI dapat mengganggu siklus menstruasi sehingga ibu menjadi tidak mengalami menstruasi dalam beberapa bulan pertama setelah melahirkan.

9. ASI Bisa Menurunkan Resiko Infeksi Pada Bayi Prematur

Bayi Anda prematur? Pemberian ASI dapat menurunkan risiko infeksi pada bayi prematur yang memang rentan mengalami infeksi di rumah sakit. Pemberian ASI memang dianjurkan dengan berbagai macam manfaat dan kebaikan yang sudah dijelaskan di atas. Namun adakah keadaan tertentu bagi Si Ibu dan bayi sehingga pemberian ASI tidak dianjurkan?
  • Ibu menderita Tb (tuberkulosis/ flek paru) aktif yang belum diobati. Setelah menjalani pengobatan selama 2 minggu, ibu dapat memberikan ASI secara langsung dan obat Tb tetap dikonsumsi.
  • Ibu sakit cacar pada 5 hari sebelum sampai dengan 2 hari setelah melahirkan tidak dianjurkan untuk memberikan ASI secara langsung kepada bayi, namun dapat ditampung di botol terlebih dahulu.
  • Anak menderita kelainan seperti galaktosemia dan fenilketonuria. Anda dapat mengonsultasikannya dengan dokter anak untuk informasi lebih lanjut.
  • Namun, WHO telah menganjurkan agar ibu dengan HIV tetap memberikan ASI kepada anaknya.
Manfaat ASI eksklusif sangatlah berguna bagi Anda dan Sang Buah Hati. ASI dapat memperkuat bayi, mempererat hubungan antara Anda dan yang tersayang, serta lebih hemat! ASI eksklusif sebaiknya diberikan selama 6 bulan sejak buah hati Anda lahir. Ingat, ASI sebaiknya tidak diberikan oleh Ibu menderita Tb dan cacar. Yuk share tentang kebaikan ASI ke pada teman-temanmu!  

***

Jessica Christy Limanjaya adalah seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, food blogger (CaramelleOnTop.blogspot.com) dan salah satu founder dari Project Scire (@projectscire). Jessica memiliki passion menulis, fotografi, dan makanan. Kesehatan merupakan salah satu hal yang menjadi topik favoritnya dan ingin menjangkau lebih banyak pembaca melalui tulisannya. Jessica tertarik untuk menulis di GueSehat.com karena ini dapat menjadi wadahnya, sumber inspirasinya, dan tentu saja untuk belajar dari teman-teman yang ada di sini.