Tick tock tick tock "5 jam lagi waktunya bangun" "1 sheep, 2 sheeps, ..... , 76 sheeps, emangnya mau kemana sih abis loncat pager?" "3.5 jam lagi sampe waktunya bangun" "Hmm besok ngapain aja ya?" "Laporan kasus belum selesai! Oh my!" "Duh laper" "3 jam lagi harus bangun!" Tick tock tick tock "Please God I need to sleep.." Singkat cerita, saya tertidur 2 jam sebelum alarm berdering. Walaupun saya tidak tidur dengan nyenyak, tapi at least bisa tidur 2 jam! Anything is better than nothing! Bangun tidak segar, mood berantakan, saya hanya menggantungkan hari saya pada kopi. Namun saat jarum jam mencapai angka dua belas, saya mulai mengantuk, malas bersosialisasi, merasa lapar terus-terusan, dan sulit berkonsentrasi pada pekerjaan saya. Ya, itulah insomnia!

Apakah Anda Menderita dari Insomnia?

Insomnia umumnya dikenal sebagai keadaan dimana seseorang sulit untuk memulai tidur. Ada berbagai jenis insomnia dengan keunikannya masing-masing. Saya menderita dari early insomnia, dimana saya sering kesulitan mulai tidur. Sedangkan jika Anda sering terbangun malam hari, namun masih dapat meneruskan tidur, Anda mengalami middle insomnia. Jika Anda sering terbangun pada dini hari dan tidak dapat tidur kembali, Anda menderita late insomnia. Terkadang saya juga terbangun pada jam 3 dini hari. Walaupun saya masih merasa lelah, namun saya tidak dapat tidur lagi. Saya mencoba mencari penyebab dari insomnia yang saya alami. Dari beberapa sumber dikatakan insomnia dapat disebabkan karena mengonsumsi obat-obatan tertentu, stress psikologis, penggunaan obat-obatan terlarang, dan rasa cemas, serta depresi. Well, sumber insomnia yang paling memungkinkan untuk saya adalah anxiety dimana saya memang memiliki rasa cemas yang tinggi terhadap banyak hal, seperti deadlines dan pekerjaan yang belum selesai.

Cegah Insomnia

Banyak orang mencari jalan pintas untuk menangani insomnia, antara lain obat tidur. Namun saya belum pernah mencobanya. Walaupun obat tidur dapat membantu Anda tidur lelap, saya tahu ini hanya memberikan solusi jangka pendek! Anda dapat menangani insomnia dengan mengubah gaya hidup. Penelitian mengatakan bahwa orang dewasa membutuhkan tidur sebanyak 7 sampai 8 jam tiap harinya, remaja membutuhkan 9 jam per hari, sedangkan anak usia sekolah membutuhkan minimum 10 jam per hari.

Cara Mencegah dan Menangani Insomnia

Bagaimana cara mencapai kualitas dan kuantitas tidur yang baik? 1. Disiplin Tidur Sesuai Jadwal [caption id="attachment_709" align="aligncenter" width="699"]time-to-go-tobed-you-asked
Source : Google Image
[/caption] Usahakan agar tubuhmu mengetahui atau terprogram untuk mengikuti jam tidurmu. Tidur dan bangun di jam yang teratur akan meningkatkan kualitas tidur yang baik dan membuat Anda merasa rasa segar saat bangun! Selain itu, Anda juga harus membiasakan diri untuk menggunakan tempat tidur hanya untuk tidur dan seks! Ingat, your bed is only for sleep and sex! Biasakan tubuhmu untuk mengenali bahwa ranjang adalah saat untuk beristirahat. No working on yourat bed! 2. Tidak berhasil? Bangun dan coba lagi! Saat anda sudah mencoba tidur selama 20 menit dan tidak berhasil, bangun dan lakukan hal lain yang menenangkan atau malah /membosankan. Dengarkan musik atau bacalah buku dapat membuat Anda mengantuk dan mempercepat Anda untuk tidur kembali. Mendengarkan musik dan membaca merupakan contoh yang dapat menyebabkan Anda menjadi ngantuk.  3. Kebiasaan sebelum tidur [caption id="attachment_712" align="aligncenter" width="699"]LA85733
Source : Fandbnews
[/caption] Terus ikuti satu rutinitas sebelum tidur secara berkala. Contoh Anda dapat mandi dengan air hangat beberapa saat sebelum tidur agar lebih mudah menjadi tenang. Mendengarkan musik atau minum teh yang tidak mengandung kafein, seperti teh chamomile, juga dapat membantu bersiap-siap untuk tidur. Minum susu hangat sebelum tidur juga dapat membantu Anda tertidur lebih cepat. Susu mengandung tryptophan yang terbukti memicu pelepasan melatonin, sebuah hormon yang mengirim signal ke otak untuk beristirahat, ke dalam tubuh Anda secara alamiah. Pisang dan kacang almond juga mengandung tryptophan untuk membantu Anda tidur lebih nyenyak. 4. Atur jam makanmu! Walaupun Anda bisa makan pisang, minum susu, dan makan kacang almond untuk mencegah insomnia, jangan makan sembarangan. Keadaan perut dapat memengeruhi tidurmu. Hindari makan terlalu kenyang atau membiarkan perut kosong sebelum tidur karena dapat membuat Anda sulit tertidur. Untuk mencegah insomnia, usahakan untuk memberikan rentang waktu antara makan malam dan tidur. Tidurlah 3 jam sesudah makan untuk mempermudah dirimu tertidur. makan malam keadaan yang terlalu kenyang/lapar. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan rentang waktu antara makan malam dan tidur sekitar 3 jam. 5. No caffeine, no nicotine, no alcohol [caption id="attachment_713" align="aligncenter" width="699"]NoCoffee [/caption] Untuk mencegah insomnia, hindari konsumsi kafein, rokok, alkohol 5 sampai 6 jam sebelum tidur. Kafein dapat ditemukan di kopi, teh, dan soft drink, bahkan coklat. Kafein dan rokok akan memberikan efek stimulan pada otak kita. Walaupun banyak orang berkata bahwa alkohol dapat memberikan efek rileks, namun metabolisme dari alkohol sendiri dapat mengganggu tidur. Ingat, cegahlah insomnia dengan menenangkan diri sebelum tidur. 6. Yuk berolahraga! Menurut penelitian, olahraga yang teratur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak seseorang ke dalam kualitas tidur yang baik. Namun hindari olahraga yang intens beberapa saat sebelum tidur! Untuk mencegah insomnia, cobalah untuk melakukan olah raga 3 sampai 4 jam sebelum tidur. Jika Anda tidak memiliki banyak waktu setelah pulang kantor, usahakan untuk berolah raga yang rileks, seperti yoga. 7. Suasana kamar [caption id="attachment_714" align="aligncenter" width="699"]original_266728_7BsyRiqCbwWxyzyLIhD8q09wG [/caption] Walaupun terkesan simple, namun suasana kamar sangat mempengaruhi kualitas tidur Anda! Memastikan suasana kamar yang relaxing adalah cara yang kondusif merupakan salah satu faktor yang penting penting dan efektif untuk membantu Anda tidur. Atur suasana di ruang tidur Anda dengan meredupkan cahaya redup dan menurunkan suhu. Berikan dirimu cukup ruang atau  yang cukup serta space agar dapat tidur dengan nyaman. Jauhi gadget, seperti ponsel, TV, dan komputer dari kamar tidur Anda.   Insomnia telah menghantui saya beberapa bulan terakhir. Saya sendiri terus berusaha untuk mencegah insomnia. Terkadang saya berhasil, terkadang insomnia merajalela. Insomnia adalah kondisi dimana seseorang kesulitan tidur. Insomnia dapat mempengaruhi hari Anda dan mengganggu konsentrasi serta kinerja Anda. Jika anda mengalami insomnia, cobalah beberapa tips di atas agar bisa tidur yang nyenyak. Tidur yang cukup dan nyenyak akan membantu Anda untuk bangun tidur akan lebih segar. Anda pun bisa dan hal ini dapat menghindari penggunaan obat-obatan. Jika Anda terus mengalami insomnia, Anda dapat melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter Anda. Yuk share pengalaman Anda dengan insomnia dan tips mencegah insomnia!