Dapur menjadi salah satu bagian rumah yang penting untuk dijaga kebersihannya. Selain agar terlihat tetap bersih dan wangi, dapur yang selalu dibersihkan juga dapat membebaskan makanan dan minuman dari bibit penyakit dan kuman berbahaya. Selain itu, perlengkapan dapur juga harus dijaga kebersihannya agar terhindar dari racun dan virus atau jamur yang menempel. Karena itu, lakukan langkah-langkah sederhana di bawah ini merupakan cara menjaga dapur agar tetap bersih untuk menjaga kesehatan dapur kesayangan Anda di rumah!

1.Meredam Bau Tak Sedap

Ketika masuk ke dapur dan Anda sudah mencium bau tak sedap, bersiap-siaplah untuk mengatasinya! Bau tak sedap yang muncul dari dapur bisa disebabkan dari peralatan masak yang belum dicuci atau sudut dapur yang tidak dibersihkan. Selain itu, dapur yang bau pun bisa disebabkan karena masih ada sisa makanan yang dibiarkan terlalu lama. Jika biarkan, sumber bau tadi bisa menjadi sarang jamur dan kuman, lho!. Nah, bau tak enak yang muncul dari dapur Anda harus diatasi secepat mungkin, ya. Jika dapur Anda berbau tidak sedap, Anda dapat menerapkan cara menghilangkan bau di dapur berikut ini! Rebuslah air jeruk lemon yang dicampurkan bersama beberapa cengkih. Saat mendidih, air rebusan akan menyebarkan wangi enak dan segar yang akan menutupi bau amis dan tidak sedap dari dapur. Sedangkan untuk peralatan dapur yang berbau, Anda bisa merebusnya di dalam air garam dan perasan lemon yang mendidih. Lain halnya dengan kulkas yang saat Anda buka tercium bau menyengat, atasi dengan membersihkan bagian lemari es dengan lap dan beberapa tetes essence vanila, lemon, atau jeruk segar. Untuk sabun cuciyang sering digunakan untuk mencuci piring dan gelas, Anda juga dapat menambahkan wangi lemon untuk menanggalkan bau amisnya yang tajam.

2.Penyajian Makanan yang Tepat

Pengolahan makanan di dalam dapur juga harus diperhatikan! Cara yang salah akan membawa penyajian makanan yang salah pula, terutama akan berpengaruh negatif terhadap kesehatan dan kesegaran olahan. Makanan yang sudah basi atau berbau harus segera dibuang. Membiarkan makanan membusuk dan tertinggal di dapur hanya akan membuat penyebaran virus dan bakteri semakin cepat. Beberapa informasi ini dapat Anda ingat agar tidak salah dalam mengolah makanan. Pertama, makanan dapat didinginkan dalam waktu dua jam di dalam kulkas setelah selesai dimasak. Perhatikan pula suhu kompor ketika memasak sehingga minimal Anda memanaskan makanan dengan suhu 74 derajat celcius untuk mematikan bakteri. Jangan pernah memanaskan makanan dengan hanya mengguyurkan air panas atau melakukan pemanasan di meja penyajian! Pertumbuhan bakteri akan lebih cepat terjadi jika Anda melakukan hal-hal tersebut.

3.Membersihkan Berbagai Peralatan Dapur

Peralatan dapur memang banyak jumlahnya. Dengan begitu, Anda membutuhkan cara perawatan yang berbeda pula untuk setiap perlengkapan dapur. Berikut adalah beberapa cara membersihkan peralatan dapur Anda.

  • Spons

Spons dicuci dengan larutan disinfekta atau jika tidak ada bisa digunakan campuran  air hangat dengan larutan pemutih. Jangan lupa mengganti spons secara rutin!

  • Papan Pemotong/ Talenan
Sebaiknya gunakan papan pemotong yang berbeda untuk setiap bahan makanan yang diolah, misalnya pisahkanlah papan untuk sayur, daging, atau buah. Cucilah papan pemotong sehabis dipakai dengan sabun atau jeruk nipis hingga bersih dari sisa makanan yang menempel. Usahakan segera mencuci papan setelah memotong satu jenis bahan makanan.
  • Blender

Setelah dipakai, bersihkan blender dengan menuangkan air hangat yang telah dicampur dengan air lemon. Cuci dan bilaslah hingga bersih!

  • Wajan

Setelah memakai wajan harus langsung dibersihkan dan dicuci. Jangan terlebih dahulu merendam wajan!       Kotoran justru akan semakin menempel pada permukaan wajan atau pan jika tidak dialiri air. Gunakan sabun pencuci yang beraroma wangi untuk membersihkannya. Setelah itu, lap agar wajan kering dan kemudian gantunglah di dinding dapur.

  • Pisau
Cucilah pisau setelah selesai digunakan. Untuk mengeringkannya, gunakan lap atau handuk. Belilah tempat pisau yang memiliki beragam kemiringan untuk mengalirkan air pada pisau yang habis dipakai.
  • Saringan
Saringan yang tidak dibersihkan dengan baik akan meninggalkan sisa makanan di permukaannya. Maka dari itu, cucilah hingga bersih dengan cara menyemprotkan air agar kotoran jatuh dan bilaslah dengan sabun serta air hangat.
  • Kompor Portable
Pertama-tama yang harus dibersihkan dari jenis kompor ini adalah bagian jarum yang menghubungkan tabung dengan selang ke bagian kompor. Kotoran yang menumpuk pada daerah itu harus dikeluarkan agar tidak menyumbat gas yang keluar. Busa pembersih yang digunakan untuk mengeluarkan kotoran juga dapat membunuh sarang penyakit dan bakteri yang mungkin terbawa. Kenalilah setiap perlengkapan dapur yang Anda miliki dan ingatlah untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan dapur Anda agar tetap terawat dan nyaman. Jangan tunda untuk mengganti yang baru jika memang sudah tidak bersih. Utamakan kesehatan Anda dan keluarga, ya!